nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelukis Berusia 12 Tahun Ini Telah Ciptakan Karya Miliaran Rupiah dan Gelar Pameran

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 21 Desember 2019 07:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 20 18 2144247 pelukis-berusia-12-tahun-ini-telah-ciptakan-karya-miliaran-rupiah-dan-gelar-pameran-2SmT9K4yGM.jpg Xeo Chu. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Usianya baru 12 tahun, tetapi Xeo Chu telah mencetak rekor penjualan saat lukisan abstraknya yang penuh warna, dilepas dengan harga lebih dari USD150.000 (sekira Rp2,1 miliar). Karya siswa kelas tujuh asal Vietnam itu memang istimewa dan dibanding-bandingkan dengan lukisan karya seniman terkenal Amerika Jackson Pollock.

Sekarang, Chu tengah menggelar pameran tunggalnya yang pertama, di Galeri George Berges di lingkungan kelas atas di Soho, Manhattan.

Pameran berjudul "Big World, Little Eyes", yang dibuka pada Kamis dan berlangsung hingga 2 Januari itu, digelar bertahun-tahun setelah seniman yang mulai melukis pada usia 4 tahun melakukan penjualan pertamanya.

“Seorang pelanggan datang dan membeli lukisan saya dan saya sangat senang. Saat itulah aku baru berusia kira-kira 6 tahun. Yap," kata Chu sebagaimana dilansir South China Morning Post, Sabtu (20/12/2019).

Chu pertama kali mengambil kuas setelah memohon ibunya, yang memiliki galeri seni di Vietnam, untuk mengizinkannya melukis dengan kakak laki-lakinya.

Untuk pameran di New York, Chu melukis karya empat panel dengan panjang 4,5 meter yang tidak diberi nama.

“Ibuku bilang aku akan mengadakan pameran di New York. Jadi, saya seperti, "Oh, mari kita buat lukisan besar untuk ini." (Lukisan) itu butuh waktu tiga bulan," kata Chu.

Ketika ditanya apa yang dia sukai tentang melukis, Chu berkata: "Kreativitas. Saya bisa melakukan banyak hal dengan lukisan. Saya dapat memilih, seperti apa yang akan saya gambar atau detail apa yang bisa saya masukkan atau warna apa. Hal-hal seperti itu."

Karya Chu telah dibandingkan dengan Pollock, seorang tokoh utama dalam gerakan ekspresionis abstrak pada 1940-an dan 1950-an. Bagaimanapun, keduanya memiliki perbedaan, salah satunya adalah bahwa Pollock menghasilkan karya-karyanya yang paling terkenal di puncak kariernya, beberapa dekade setelah ulang tahunnya yang ke-12, kata pemilik galeri George Berges.

Chu “memproduksi karya serupa di awal kariernya. Jadi, sangat menarik untuk melihat ke mana itu akan menuju," kata Berges.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini