Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Digigit Ular Kobra, Ini Kesalahan Umum saat Pilih Rumah Sakit

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 20 Desember 2019 |09:54 WIB
Digigit Ular Kobra, Ini Kesalahan Umum saat Pilih Rumah Sakit
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MARAKNYA kemunculan ular kobra Jawa pemukiman warga Depok, Jawa Barat, berhasil menarik perhatian banyak orang. Bahkan, tidak hanya di Depok, ular kobra pun bermunculan di berbagai tempat, termasuk Jakarta.

Pakar Gigitan Ular dan Toksikologi, DR. dr. Tri Maharani, M.Si SP.EM. menjelaskan, fenomena kehadiran ular kobra ini memang lumrah terjadi di masa-masa peralihan musim panas ke musim hujan.

"Biasanya ular-ular itu meletakkan telur mereka 3-4 bulan sebelum memasuki musim hujan. Nah, di masa peralihan musim panas dan hujan, telur-telur itu akan menetas. Ini terjadi setiap tahunnya," tutur Tri saat dihubungi Okezone.

Tri menambahkan, kasus kemunculan ular kobra ini sebetulnya tidak hanya terjadi di kawasan Depok saja, tetapi merata di hampir seluruh daerah di Indonesia.

dimasuki lebih dari 30 ekor ular kobra Jawa.

Bahkan, dua bulan lalu sebelum ia berangkat ke Australia untuk keperluan studi, Tri mendapat kabar bahwa salah satu rumah sakit terbesar di Kota Solo, Jawa Tengah, dimasuki lebih dari 30 ekor ular kobra Jawa.

Tak hanya itu, Tri juga menceritakan pengalamannya saat mengunjungi daerah Kedawangan di Kalimantan. Kala itu, motor yang ia tumpangi melindas 12 ekor ular kobra hanya dalam kurun waktu dua jam saja.

"Jadi sebetulnya memang merata. Tidak hanya di Depok, Citayam, Bogor, atau daerah Jawa Barat saja. Kalau sudah musimnya, saya rasa semua daerah di Indonesia juga pasti mengalami fenomena (ular kobra)  ini," tegas Tri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement