nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Reka Adegan Penyerangan yang Tewaskan Mahasiswa UMI Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 17:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 20 609 2144346 begini-reka-adegan-penyerangan-yang-tewaskan-mahasiswa-umi-makassar-byR5YTLQfg.jpg (Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Sebanyak 17 adegan diperagakan dalam rekontruksi pembunuhan mahasiswa UMI Makassar Andi Fredy Akirmas yang dilakukan Unit Jatanras Polrestabes Makassar.

Peristiwa penyerangan dan penikaman terhadap Andi Fredy Akirmas terjadi pada Selasa (12/11), di salah satu kafe di dekat FH UMI di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Belasan adegan diperankan dua tersangka, MYZ (19) dan IR (20). Keduanya juga diketahui merupakan mahasiswa UMI dari Fakultas Teknik Industri.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan ada 17 adegan yang diperagakan oleh tersangka.

"Ada 17 adegang kita buat rekonstruksi," katanya.

Satu per satu adegan direka ulang tersangka. Mulai dari penyerangan terhadap korban dan keenam rekannya yang saat itu tengah nongkrong di kafe.

(Foto: Okezone.com/Herman A)

Pada adegan ke-10, salah satu tersangka sempat membatalkan rencana menikam korban karena mengira korban mahasiswa Mapala.

"Jadi pelaku yang pertama IR yang mau tikam. Tapi ketika dia mau tikam, dia lihat korban pakai slayer. Dia kira korban ini anggota dari Mapala. Kebetulan kan dia (tersangka) Mapala. Jadi, tidak jadi (menikam),” ungkap Indratmoko.

Melihat IR batal menikam, MYZ yang saat itu memegang senjata tajam langsung menghampiri korban. Korban sempat kabur di adegan ke-11.

Namun upaya korban kabur gagal karena pisau jenis badik yang digunakan MYZ langsung menusuk ke pinggang bagian belakang.

Adegan selanjutnya, korban jatuh tersungkur dan para tersangka langsung melarikan diri.

Rekan-rekan korban yang melihat insiden itu berupaya untuk mengevakuasi korban menggunakan kendaraan. Namun dalam perjalanan ke Rumah Sakit Ibnu Sina, kondisi korban semakin memburuk akibat luka tikaman. Belum sempat mendapatkan perawatan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

JPU Kejari Makassar Rizal Djamaluddin menyebut, MYZ tersangka utama penikam yang menewaskan korban, dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 338 Juncto Pasal 351 Ayat 3 Juncto Pasal 340 Juncto 355 Juncto Pasal 170 KUHPidana. Sementara tersangka IR, dikenakan Pasal 338 Juncto Pasal 355 KUHP

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini