Satu per satu adegan direka ulang tersangka. Mulai dari penyerangan terhadap korban dan keenam rekannya yang saat itu tengah nongkrong di kafe.

Pada adegan ke-10, salah satu tersangka sempat membatalkan rencana menikam korban karena mengira korban mahasiswa Mapala.
"Jadi pelaku yang pertama IR yang mau tikam. Tapi ketika dia mau tikam, dia lihat korban pakai slayer. Dia kira korban ini anggota dari Mapala. Kebetulan kan dia (tersangka) Mapala. Jadi, tidak jadi (menikam),” ungkap Indratmoko.
Melihat IR batal menikam, MYZ yang saat itu memegang senjata tajam langsung menghampiri korban. Korban sempat kabur di adegan ke-11.