Share

Sedikitnya 35 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Kelompok Militan di Burkina Faso

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 25 Desember 2019 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 25 18 2145999 sedikitnya-35-warga-sipil-tewas-dalam-serangan-kelompok-militan-di-burkina-faso-8ieXrUeFfw.jpg Foto: Reuters.

OUAGADOUGOU - Pemberontak Burkina Faso pada Selasa menewaskan 35 orang, sebagian besar perempuan warga sipil, setelah menyerang pos militer di Provinsi Soum sebelah utara negara itu. Pihak berwenang mengatakan sekira 87 gerilyawan dan pasukan keamanan setempat tewas dalam bentrokan itu.

Presiden Roch Marc Kabore menyatakan dua hari berkabung nasional di negara Afrika barat itu sebagai tanggapan atas serangan tersebut.

Insiden itu terjadi setelah serangan terhadap konvoi pertambangan pada November yang menewaskan hampir 40 orang. Korban dari pemberontakan kelompok militan Islamis telah memicu ketegangan etnis di Burkina Faso dan membuat sebagian besar negara itu tidak dapat dikendalikan tahun ini.

Dalam pernyataannya, militer Burkina Faso mengatakan bahwa gerilyawan menyerang detasemen militer di provinsi Soum pada Selasa pagi. Setelah pertempuran selama beberapa jam, pasukan pemerintah berhasil mengusir mereka dan menyita sejumlah besar senjata dan sepeda motor.

"Ketika mereka melarikan diri, dengan cara pengecut para teroris membunuh 35 warga sipil di antaranya 31 adalah wanita," kata pemerintah dalam pernyataan terpisah yang dilansir Reuters, Rabu (25/12/2019). Dikatakan 80 gerilyawan dan tujuh anggota pasukan keamanan tewas dalam pertempuran sebelumnya.

Burkina dulunya adalah negara kantong yang relatif tenang di wilayah Sahel, tetapi pemberontakannya sendiri telah diperkuat oleh percikan kekerasan kelompok Islamis dan kriminalitas dari negara tetangganya di utara, Mali yang kacau balau.

Serangan selama setahun terakhir telah menewaskan ratusan dan memaksa hampir satu juta orang mengungsi dari rumah mereka.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini