Dapat Disaksikan Mata Telanjang?
Masyarakat antusias menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin. Namun, amankah jika menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin dengan mata telanjang?
Menurut Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, fenomena gerhana matahari cincin dapat dilihat hanya dengan menggunakan mata telanjang.
"Gerhana matahari aman dilihat seperti halnya melihat matahari sehari-hari, asal berhati-hati dan jangan memaksakan diri. Mata punya mekanisme refleks terpejam kalau terlalu silau. Untuk bisa melihat matahari secara aman dan nyaman, gunakanlah kacamata matahari," kata Thomas kepada Okezone.
Meski demikian, untuk melihat gerhana matahari cincin lebih dianjurkan dengan menggunakan kacamata khusus matahari. Hal ini disebabkan karena mata manusia sulit untuk melihat cahaya yang terlalu terang, khususnya cahaya matahari.
Salat Kusuf
Umat Islam di Indonesia diimbau untuk melaksanakan Salat Kusuf saat gerhana matahari cincin berlangsung. Salat Kusuf dilakukan sebanyak dua rakaat. Salat dilakukan berjamaah dan dilengkapi dengan ceramah setelah salat dilakukan.
“Kementerian Agama mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan salat sunnah gerhana matahari atau yang disebut Salat Kusuf,” kata Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag Tarmizi di Jakarta melalui siaran pers, Kamis (19/12/2019).
Menurut Tarmizi, pelaksanaan Salat Gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing. Diperkirakan, awal gerhana pada pukul 10.34 WIB puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12.17 WIB dan akhir gerhana pada pukul 14.00 WIB.
“Setelah salat, Imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan hal baik lainnya,” ujarnya.
“Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istigar, sedekah, dan melakukan amal kebajikan lainnya,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)