Satu Jembatan Roboh dan Belasan Rumah Terdampak Banjir Bandang di Bojonegoro

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 26 Desember 2019 02:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 519 2146049 satu-jembatan-roboh-dan-belasan-rumah-terdampak-banjir-bandang-di-bojonegoro-ditBJ0UmEn.jpg Ilustrasi banjir bandang. (Foto: Okezone.com/Rus Akbar)

BOJONEGORO - Hujan deras sejak Rabu (25/12/2019) siang hingga malam menimbulkan banjir bandang dan longsor di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro bagian selatan.

Banjir bandang terjadi sekira Pukul 21.20 WIB di empat desa, yakni Desa Miyono, Desa Bobol, dan Desa Klino di Kecamatan Sekar, serta Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro.

Akibat banjir bandang, 19 rumah warga rusak. Banjir juga memutus bangunan jembatan antardusun di Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon. Akibatnya beberapa kepala keluarga di satu dusun terisolir lantaran jembatan terputus.

"Hingga malam ini yang masuk ke kami ada 18 rumah warga di Sekar yang rusak, satu kantor RPH Kaliklampok, Kecamatan Sekar rusak. Tiga tiang listrik di Sekar dan satu jembatan antar dusun di Nglampin Ngambon roboh," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro Umar Ghoni saat dikonfirmasi Okezone, Rabu malam.

Adapun rumah warga yang terdampak banjir bandang terbanyak di Dusun Kaliklampok, Desa Bobol, Sekar dengan 16 bangunan rumah, yang terdiri dari rumah milik Martoyo, Salim, dan Yaiman di RT 19, Dusun Kaliklampok, Desa Bobol.

Kemudian rumah milik Paser, Rambi, Dilem, Paiman, Eko, Joko, Sikan, Nyoto, dan Suwandi yang berada di RT 18, serta rumah milik Sulistiono dan Marijan di RT 21. Rumah milik Martoyo di RT 19 dan satu kantor Resort Pemangku Hutan (RPH) di dusun yang sama, Dusun Kaliklampok, Desa Bobol.

Sementara itu, dua rumah lainnya yang terdampak banjir bandang milik Ibu Nyaminah RT 10 RW 03 Desa Miyono, dan satu rumah yang tertimpa longsoran milik Agus Syah Setiawan yang berada di Dusun Gayam RT 05 RW 03, Desa Klino, Kecamatan Sekar.

"Hingga tengah malam ini kami masih melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan. Sementara ini belum ada laporan adanya korban jiwa. Semoga besok pagi sudah bisa dilakukan evakuasi material banjir," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini