nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Keluarga Hilang Diduga Terseret Banjir Bandang di Labuhanbatu Sumut

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 29 Desember 2019 18:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 29 608 2147206 satu-keluarga-hilang-diduga-terseret-banjir-bandang-di-labuhanbatu-sumut-ooe7zBb5uw.jpg Tim Gabungan melakukan pencarian satu keluarga yang hilang diduga terseret banjir bandang di Labuhanbatu, Sumatera Utara (Foto: BNPB)

JAKARTA - Tim gabungan yang dibentuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih terus melakukan upaya evakuasi dan pencarian satu keluarga yang dinyatakan hilang, Minggu (29/12/2019). Keluarga tersebut diduga terseret banjir bandang yang menerjang Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut.

Tim gabungan meliputi dari unsur TNI, Polri, BPBD, Badan SAR dan masyarakat. Menurut laporan, satu keluarga yang masih dalam pencarian tim gabungan tersebut merupakan warga Desa Pematang yang diduga terdiri dari lima orang.

Baca Juga: Banjir Bandang, 3 Rumah Hanyut dan Jembatan Putus di Labuhanbatu Sumut

Selain satu keluarga yang dinyatakan hilang, banjir juga menyebabkan sedikitnya 9 rumah hanyut atau hilang dan 17 unit rumah lainnya rusak berat.

"Banjir bandang tersebut juga membuat Desa Hatapang terisolir dari dunia luar karena akses terputus," ujar Agus Wibowo, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui keterangan tertulis.

Kemudian, banjir bandang juga menghancurkan 1 jembatan besar di jalan kabupaten dan sejumlah jembatan kecil lainnya hanyut terbawa arus banjir.

banjir bandang Foto: BNPB

Selain kerugian infrastruktur, lahan pertanian seluas 15 hektare juga rusak tertimbun material banjir bandang berupa lumpur, bebatuan dan puing batang kayu berukuran besar.

Di samping itu, banjir juga memicu munculnya pergerakan tanah berupa tanah longsor sepanjang 100 meter dengan kedalaman hingga 5 meter. 

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Wasior, Warga Mengungsi ke Kapal

Sebagai upaya penanganan bencana banjir bandang tersebut, tim telah membentuk posko darurat bencana dengan bantuan dari TNI sebanyak 25 personel ditambah satu kompi Polsek, BPBD dan unsur terkait lainnya.

Tim juga telah mengevakuasi masyarakat ke tempat pengungsian yang lebih aman seperti sekolah dan tempat ibadah. Selain itu bantuan logistik sudah diberikan kepada masyarakat terdampak dan tim gabungan terus bergerak untuk mengevakuasi dan memberi bantuan khususnya bagi warga Desa Hatapang yang terisolir.

Sementara itu, dua alat berat milik swasta telah dikerahkan untuk membantu proses pembukaan jalan dan lahan yang tertutup material banjir bandang. 

Imbauan Antisipasi Musim Hujan dari Pemerintah

Sebagai imbauan upaya antisipasi potensi bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca dan musim hujan, Kepala BNPB Doni Monardo telah mengeluarkan surat yang diedarkan kepada seluruh Kepala Daerah untuk mengambil langkah pengurangan risiko bencana.

Dalam surat tersebut, Kepala BNPB mengimbau agar setiap daerah dapat melakukan upaya pencegahan dari potensi ancaman bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung, tanah longsor, banjir hingga banjir bandang di wilayahnya masing-masing-masing.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala BNPB selalu menegaskan bahwa urusan bencana adalah urusan bersama. Maka dari itu perlu adanya sinergi baik dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, masyarakat dan peran media massa dalam penanggulangan bencana.

Sejalan dengan hal itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga telah meneruskan surat imbauan tersebut kepada seluruh pemimpin daerah kabupaten/kota di seluruh Provinsi Sumatera Utara sebagai komando dari pusat untuk melakukan upaya pengurangan risiko bencana hidrometeorologi yang dipengaruhi oleh faktor cuaca.

Sementara itu, menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih memprediksi bahwa intensitas hujan sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara hingga tiga hari ke depan sejak 29 Desember 2019. Sehingga diimbau agar tim gabungan beserta masyarakat dapat mengantisipasi adanya potensi cuaca tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini