Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tol Japek Macet Parah Akibat Banjir, Contraflow Diberlakukan

Wisnu Yusep , Jurnalis-Kamis, 02 Januari 2020 |19:34 WIB
Tol Japek Macet Parah Akibat Banjir, <i>Contraflow</i> Diberlakukan
Tol Japek arah Jakarta Macet Parah Imbas Banjir (foto: Okezone/Wisnu Yusep)
A
A
A

BEKASI - Kemacetan parah terjadi di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 46, Kamis (2/1/2020) sore. Kendaraan dari Gerbang Tol Cikampek Utama mengarah ke Jakarta nyaris tak bergerak dari pukul 15.45 WIB hingga pukul 16.21 WIB.

Berdasarkan informasi, kemacetan parah ini imbas dari penutupan jalan di KM 24 karena terendam banjir. Namun, banjir mulai surut sehingga dua jalur arah ke Jakarta sudah bisa dilalui.

Baca Juga: Kapolda Metro Jaya : Kedalaman Banjir Masih Ada yang 1,5 hingga 2 Meter 

"Kendaraan enggak bergerak, dari mulai KM 46. Dari pukul 16.00 WIB, sempat 30 menit baru jalan lagi," kata pengguna jalan Tol Japek, Syaiful kepada Okezone.

Kendaraan yang sempat tertahan, kini bergerak namun hanya beberapa meter, dan selanjutnya berhenti kembali. "Setelah tertahan, 30 menit, setiap 5 menit kadang jalan, dan lama lagi enggak gerak," katanya.

Terkait hal itu, PT Jasa Marga pun memberlakukan sistem lawan arus atau contraflow di KM 29 Cikarang Barat sampai dengan Cibitung KM 23+600.

"Sejak pukul 15.15 WIB telah ditambah menjadi dua lajur contraflow," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru kepada Okezone.

Tol Japek Macet Parah Akibat Banjir (foto: Ist)	 

Hingga saat ini, kata dia, genangan air di Km 24+000 (Cibitung) Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta berangsur surut, sehingga lajur 3 dan 4 dapat dilalui oleh seluruh golongan kendaraan.

Sembilan pompa air sudah dikerahkan untuk menyedot genangan.

Baca Juga: Ketinggian Air di Pintu Manggarai Turun, Anies: Kondisi Jakarta Semakin Terkendali 

"Sembilan pompa submersible dengan kekuatan 1 meter kubik per menit. Pengoperasian dua pompa besar dengan kekuatan 6 meter kubik per menit. Pengoperasian dua pompa besar bantuan Balai Besar Wilayah Sungai dengan kekuatan 8 meter kubik/menit," kata dia.

Jasa Marga, kata dia, juga sudah mengerahkan dua eksavator untuk mempermudah pengecekan dan penyodetan aliran air ke saluran pembuangan.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement