TANGSEL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkap, curah hujan yang melanda kawasan Jabodetabek awal 2020 melampai rekor sebelumnya.
Kondisi demikian terjadi salah satunya disebabkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dari fosil yang tinggi. Pemakaian berlebih itu berdampak pada perubahan iklim.
BBM fosil merupakan sumber energi bumi yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, minyak bumi, maupun gas alam. Energi itu terbentuk karena adanya proses alamiah berupa pembusukan dari organisme yang mati ratusan juta tahun silam.

"Salah satunya pemakaian bahan bakar fosil yang berlebihan," terang Kepala Seksie Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Kota Tangsel, Yanuar Henry Pribadi kepada Okezone, Jumat (3/1/2020).