Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Stasiun Jakarta Kota, Peninggalan Berharga Belanda untuk Batavia

Muhamad Rizky , Jurnalis-Sabtu, 04 Januari 2020 |09:31 WIB
Stasiun Jakarta Kota, Peninggalan Berharga Belanda untuk Batavia
Stasiun Jakarta Kota (Okezone)
A
A
A

Peran Stasiun Jakarta Kota Era Kolonial

Batavia memiliki peranan yang sangat penting bagi pemerintahan Hindia Belanda sebagai penggerak ekonomi mereka. Pergerakan tersebut tentunya harus didukung dengan infrastruktur salah satunya adalah Stasiun Jakarta Kota.

Dulu di zaman kolonial stasiun ini tidak hanya satu melainkan ada dua. Yaitu Batavia NIS (Batavia Noord) atau Batavia Utara dan Batavia Zuid (Batavia Selatan). Khusus untuk Batavia Zuid dikelola oleh perusahaan swasta bernama Bataviasche Oosterspoorweg Maatschapij. Karena itu pula satsiun ini sering disebut "Beos".

Stasiun jakarta Kota (Okezone)

Perusahaan ini melayani dari rute Batavia ke Karawang sebelum akhirnya diambil alih oleh perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda, Staatspoorwegen (SS). Stasiun ini kemudian sempat dilakukan perluasan pada 1926 sehingga harus ditutup sehingga dialihkan ke Stasiun Batavia Noord.

Alhasil, pada 8 Oktober 1929 Gubernur Jenderal Hindia Belanda Andries Cornelies Dirk de Graeff membuka stasiun baru.

Meski demikian, menurut pemerhati sejarah Adhitya Hatmawan, Stasiun Jakarta Kota bukan yang tertua. “Kalau cerita soal sejarah kereta di Jakarta itu sebenarnya yang pertama itu bukan Stasiun Beos, tapi Stasiun Batavia dengan operatornya NIS pada 1869. Jalurnya menghubungkan Batavia dengan Bogor,” tuturnya kepada Okezone.

Stasiun Jakarta Kota Sekarang

Stasiun Jakarta Kota ditetapkan sebagai cagar budaya yang berarti warisan budaya yang perlu dirawat dan dilestarikan. Melalui keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 kemudian diputuskan sebagai cagar budaya.

Stasiun jakarta Kota (Okezone)

Stasiun ini kini dibawah wewenang Daerah Oprasional 1 (DAOP) Jakarta. Dulu atau sekitar tahu 2013 stasiun ini melayani semua kereta api jarak jauh dan menengah setelah kemudian direlokasi ke Stasiun Pasar Senen. Selain itu, perjalanan kereta api lokal DAOP 1 bagian timur dipindahkan ke Stasiun Tanjung Priok.

Saat ini Stasiun Jakarta Kota memiliki 12 jalur rel kereta api yang hanya melayani KRL Commuter Line lintas Jabodetabek.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement