Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Temukan Tanaman Ganja di Kebun Kopi, Pemilik Lahan Diamankan

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 04 Januari 2020 |15:00 WIB
Polisi Temukan Tanaman Ganja di Kebun Kopi, Pemilik Lahan Diamankan
Polsek Bermani Ulu merilis penemuan tanaman ganja (Foto: Okezone/Demon Fajri)
A
A
A

Sebelumnya, petugas Satuan Narkoba Polres Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, menemukan ladang ganja seluas 1 hektare, di daerah perkebunan cabai dan jahe, Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat 3 Januari 2019, sekira pukul 03.01 WIB.

Di ladang seluas 1 hektare itu, polisi menemukan tidak kurang dari 100 batang tanaman ganja siap panen, setinggi 50 cm hingga 2 meter.

Selain itu, polisi juga menemukan satu unit bangunan pondok dalam keadaan kosong. Diduga pemilik ladang ganja berhasil kabur dari kejaran petugas. Namun, polisi telah mengantongi identitas pemilik ladang ganja.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Narkoba, Iptu Edi Suprianto mengatakan, ladang ganja petugas menemukan tanaman cabai dan jahe, yang diselipkan dengan tanaman ganja, dengan luas ladang sekira 1 hektare.

Untuk mencapai ke lokasi, ujar Edi, petugas mesti berjalan kaki selama tiga jam. Saat ini, barang bukti tanaman ganja sebanyak 30 batang diamankan di Mapolres Rejang Lebong. Sisanya dimusnahkan di lokasi ladang ganja.

''Ladang yang kita temukan berisi tanaman cabai dan jahe, tapi diselipkan tanaman ganja. Luas lahan sekira 1 hektare,'' kata Edi, Jumat 3 Januari 2020.

Di ladang ganja, sampai Edi, sudah ditanam ganja tidak kurang dari 100 batang. Tingginya, bervariasi mulai dari 50 cm hingga 2 meter. Di lokasi, kata Edi, tim satnarkoba juga menemukan satu bangunan pondok yang diduga milik pelaku ladang ganja.

'Kita bawa sekira 30 batang, sisanya kita musnahkan di tempat kejadian perkara. Waktu kita tiba di lokasi pondok sudah kosong, kemungkinan sudah mengetahui kedatangan kita. Tapi identitas pemilik lahan sudah kita ketahui dan anggota sampai sekarang masih di lapangan mengejar pelaku,'' ujar Edi.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement