Ibu Mertua Sekda Lamongan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Perampokan

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 04 Januari 2020 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 04 519 2149212 ibu-mertua-sekda-lamongan-tewas-bersimbah-darah-diduga-korban-perampokan-QzxvUA2TuJ.jpg Mertua Sekda Lamongan tewas bersimbah darah (Foto: Polres Lamongan/Ist)

LAMONGAN - Ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Effendi tewas bersimpah darah di kediamannya, ia diduga menjadi korban perampokan, pada Jumat 3 Januari 2020 malam.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat membenarkan kabar meninggalnya mertua Sekda Lamongan yang bernama Rowaini (68). Korban ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Dukuhan Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

"Benar, yang menemukan keluarga korban pada Jumat malam masih mengenakan mukena. Kami juga menemukan sejumlah luka di tangan dan leher korban setelah identifikasi," ungkap Wahyu Norman saat dikonfirmasi, Sabtu (4/1/2020).

Baca Juga: Anak Dibunuh Ibu Kandung karena Mengompol, Jenazah Sempat Disalati

Pihaknya menduga kuat korban meninggal dunia akibat pencurian dengan kekerasan (curas) lantaran adanya informasi barang yang hilang dari kediamannya.

"Dugaan kuat mengarah ke curas (pencurian dengan kekerasan). Masih kami dalami apa saja yang hilang, ini masih dihitung dengan pihak keluarga," ucapnya.

Ilustrasi

Namun, saat dimintai keterangan mengenai pelaku dan motifnya, pihaknya masih belum berani membeberkan keterangan lebih lanjutnya. Dirinya hanya menduga pelaku beraksi seorang diri dan telah mengenal lingkungan sekitar kejadian.

"Kami dalami dahulu, biarkan tim bekerja. Nanti kami update perkembangannya," tuturnya.

Korban telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah untuk dilakukan autopsi dan visum untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Sementara Polres Lamongan berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur guna melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban.

Baca Juga: Ribut soal Sapi, Sekuriti Celurit Karyawan Humas hingga Tewas

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini