nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Helikopter Kepala BNPB Gagal Terbang di Sangihe, Ini Penyebabnya

Subhan Sabu, Jurnalis · Senin 06 Januari 2020 19:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 06 340 2149935 helikopter-kepala-bnpb-gagal-terbang-di-sangihe-ini-penyebabnya-Ryza4Jk9NR.jpg Helikopter yang Angkut Rombongan Kepala BNPB Doni Monardo Gagal Terbang di Kepulauan Sangihe, Sulut (foto: Ist)

SANGIHE - Helikopter MI 35 P milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang dipiloti Kapten Faris Afandi dan mengangkut rombongan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, gagal terbang di Lapangan Gesit Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Helikopter tersebut rencananya akan membawa Kepala BNPB ke Manado usai berkunjung ke lokasi bencana banjir bandang di Sangihe. Namun, helikopter itu gagal terbang setelah sebelumnya sempat take off beberapa menit.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Sangihe, Seorang Warga Tewas 

Helikopter yang Ditumpangani Rombongan Kepala BNPB Gagal Terbang di Sangihe (foto: Ist)

Kondisi tersebut diakibatkan karena situasi angin yang cukup kencang mengakibatkan hilang keseimbangan dan sempat menyeret kendaraan yang terparkir di Lapangan Gesit.

Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani mengatakan bahwa pada pukul 06.10 Wita Kepala BNPB dan rombongan dari Jakarta tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado menggunakan pesawat komersil disambut oleh Kasdam XIII/Merdeka, Danlanudsri, Kasiops Korem 131/Santiago, Kasiter Korem 131/Santiago dan Asisten 1 Pemda Sulut.

"Sesuai surat permohonan Kepala BNPB Nomor B-5/KA.BNPB/PD.01.02/01/2020 tanggal 5 Januari 2020 tentang permohonan dukungan Helikopter kepada Panglima TNI untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penanganan darurat bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe," ujar Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav M Jaelani, Senin (6/1/2020).

Kepala BNPB dan rombongan terbang menuju Sangihe pada pukul 07.30 Wita menggunakan Heli Mi-35 Penerbad dengan tujuan lokasi bencana Kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan tiba di Sangihe pada pukul 09.00 Wita dilanjutkan peninjauan dan penyerahan bantuan di lokasi bencana.

Kemudian, pada pukul 11.00 Wita, bertempat di Lapangan Gesit Tahuna, Kelurahan Sawangbendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, helikopter jenis Mi-35 Penerbad Noreg HS-7154 yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo; Asisten 1 Pemprov Sulut Edison Humiang; Egy Fajar Masadiah dan Jarwansah dari BNPB, melakukan take off, kemudian 30 detik setelah take off tiba-tiba terjadi perubahan angin sangat kencang yang mengakibatkan heli kehilangan power.

Helikopter yang Ditumpangani Rombongan Kepala BNPB Gagal Terbang di Sangihe (foto: Ist)	 

Hal tersebut, membuat helikopter yang ditumpangi rombongan Kepala BNPB tidak bisa terbang normal dan menimpa beberapa kendaraan roda empat dan roda dua yang berada di sekitar lapangan.

"Namun Pilot dapat menguasai helikopter dan akhirnya berhasil landing kembali di tempat semula," kata Kapendam

Baca Juga: Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Sangihe Bertambah Jadi 3 Orang 

Akibat kejadian tersebut, kerugian personel nihil, sedangkan kerugian materil mobil dinas Lanal Tahuna rusak (jenis R4 Suzuki), mobil dinas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe rusak (Toyota Rush DL 1470 A) dan 4 unit motor.

Rombongan Kepala BNPB membatalkan penerbangan dan memutuskan untuk bermalam di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan berencana akan kembali besok pagi menggunakan pesawat komersil ke Kota Manado lanjut menuju Jakarta. Sementara kru helikopter masih melaksanakan pemeriksaan.

Helikopter yang Ditumpangani Rombongan Kepala BNPB Gagal Terbang di Sangihe (foto: Ist)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini