nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR AS Halangi Donald Trump Perang dengan Iran

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 14:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 10 18 2151451 dpr-as-halangi-donald-trump-perang-dengan-iran-JmVTror1w8.jpg Ketua DPR atau House AS, Nancy Peloci. (Foto/Reuters)

WASHINGTON - Dewan Perwakilan Rakyat atau House Amerika Serikat (AS) menyetujui resolusi yang akan menghalangi pemerintahan Presiden Donald Trump untuk melakukan perang terhadap Iran.

Resolusi itu mendapat dukungan 224-194 suara dari DPR AS yang dikuasi Partai Demokrat. Nantinya hasil resolusi akan disampaikan disampaikan ke tingkat Senat yang dikuasai Republik.

Partai Republik menduduki 53 dari 100 kursi Senat. Namun, sedikitnya dua senator Republik telah menyatakan dukungan bagi resolusi soal wewenang perang itu. 

Jika disahkan di DPR dan Senat, maka resolusi itu tidak memerlukan tanda tangan Trump untuk berlaku.

Baca juga: AS Nyatakan Siap Lakukan Perundingan Serius Tanpa Syarat dengan Iran

Baca juga: Bila Perang Iran dan AS Pecah, Ini Kekuatan Militer dan Alutsista Kedua Negara

Foto/Reuters

Langkah ini mengarahkan Presiden untuk menghentikan penggunaan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat terhadap Iran kecuali diberikan izin parlemen.

Konflik Iran dan AS meningkat setelah serangan pesawat tanpak awak Amerika menewaskan Komandan Pasukan Khusus Iran, Qassem Soleimani.

Iran kemudian membalasnya dengan menembakkan rudal ke pangkalan-pangkalan milik AS di Irak tetapi serangan itu tidak melukai siapa pun.

Nancy Pelosi, pemimpin Partai Demokrat, sekaligus Ketua DPR AS, mengatakan bahwa dia tidak percaya Trump telah membuat AS lebih aman memerintahkan untuk Qassem Soleimani.

Trump, yang didukung Partai Republik mencuit dengan harapan, "Semua anggota Partai Republik akan memberikan suara melawan Resolusi Kekuatan Perang Gila Nancy Pelosi".

Dia juga membuat klaim mengenai informasi baru dari intelijen di balik serangan udara itu, mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa Iran "ingin meledakkan kedutaan besar kita" di Irak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini