nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Banjir Bandang Sangihe Terima Bantuan Logistik dari Kapolri

Subhan Sabu, Jurnalis · Minggu 12 Januari 2020 17:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 12 340 2152013 korban-banjir-bandang-sangihe-terima-bantuan-logistik-dari-kapolri-ObzvxR2ncn.jpg Rumah di Sangihe rusak parah akibat diterjang banjir bandang (Foto : Istimewa)

SANGIHE - Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Ketua Umum Bhayangkari Fitri Idham Azis yang dibawa menggunakan KM. Dorolonda ke Bitung tiba di Pelabuhan Nusantara, Tahuna, Minggu (12/1/2020) dini hari tadi.

Bantuan yang terdiri mi instan, biskuit, susu, air mineral, kopi, sereal, selimut, pakaian, popok kertas, lotion anti nyamuk, dan lain-lain itu merupakan Giat Banfas KP. Prahasta-7015 dalam rangka baksos bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Bantuan akan didistribusikan ke tiga lokasi. Yaitu Kampung Lebo dan Kampung Belengang di Kecamatan Manganitu, serta Kampung Ulung Peliang di Kecamatan Tamako,” ujar Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Sudung Ferdinand Napitu.

Banjir bandang di Sangihe (Foto : Istimewa)

Selain dari Kapolri, turut serta juga bantuan dari Ketua Umum TP-PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, dan Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes E. Gaghana mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Kapolri, Ibu Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Ketua Umum TP-PKK Pusat dan Ibu Ketua TP-PKK Provinsi Sulut.

"Terima kasih atas kepeduliannnya yang telah memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami bencana alam, tentunya ini sangat bermanfaat sekali,” ujar Bupati.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Jumat, 3 Desember 2020 itu menyebabkan tiga korban tewas, juga mengakibatkan delapan orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas Manganitu dan rumah sakit setempat.

Sebanyak 24 rumah di Ulung Peliang rusak berat, 4 rusak sedang dan 3 rusak ringan. Di Sesiwung 3 rumah rusak berat, di Lebo 22 rumah rusak berat, 4 rusak sedang, 3 rusak ringan. Di Belengan 7 rumah rusak berat, di Barangkalang 4 rumah rusak ringan dan di Hiung 2 rumah rusak ringan.

Baca Juga : 3 Hal yang Harus Dilakukan Indonesia demi Pertahankan Natuna

Baca Juga : Ledakan di Bengkulu, Polisi Geledah Rumah Mantan Kades

"Total 56 rumah rusak berat, 8 rusak sedang dan 12 rusak ringan," ujar Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Rivo Pudihang.

Selain itu juga menurut Rivo, ada 4 kepala keluarga (KK) 12 jiwa mengungsi di Sesiwung, 50 KK 189 jiw di Lebo. Di Belengan ada 6 KK 20 jiwa, Barangkalang 4 KK 11 jiwa, di Tamako 46 KK 150 jiwa dan di Hiung 2 KK 10 jiwa. "Total 112 KK 412 jiwa yang mengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor," pungkas Rivo.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini