nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tokoh Berpengaruh Ajak Warga Irak Usir Pasukan Amerika Serikat

Rabu 15 Januari 2020 20:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 15 18 2153349 tokoh-berpengaruh-ajak-warga-irak-usir-pasukan-amerika-serikat-dcyRd0JGlJ.jpg Muqtada Al-Sadr. (Foto/Reuters)

BAGHDAD - Ulama Syiah Irak Muqtada al-Sadr mengajak warga negara itu turun ke jalan dalam aksi protes damai untuk mengusir pasukan Amerika Serikat (AS).

"Wahai Prajurit Tuhan dan bangsa, berjuanglah untuk bersatu dalam demonstrasi damai jutaan orang, untuk mengecam Amerika dan mengalahkannya," kata al-Sadr dalam sebuah cuitan menyitir VOA, Rabu (15/1/2020)..

Al-Sadr, yang koalisi politiknya memenangkan kursi terbanyak dalam pemilihan legislatif Irak pada 2018, memperoleh popularitas masa lalu untuk menarik calon pendukung yang mendukung untuk berunjuk rasa. Terkait aksi protes pada Oktober 2019 terhadap korupsi pemerintah.

Baca juga: Kisah Tentara Amerika Serikat Berlindung di Bunker saat Dihujani Rudal Iran

Baca juga: Reporter dan Juru Kamera Ditembak Mati Usai Meliput Demonstrasi di Irak

Sejak 2003 ia dengan gigih memenangkan AS di Irak dan selama-tahun menggunakan Tentara Mahdi yang sekarang dibubarkan untuk menyerang pasukan AS.

Permintaan Muqtada al-Sadr agar warga berunjuk rasa mengungkapkan kekesalannya atas kedaulatan Irak oleh "pasukan pendudukan". Dia yakin tentang pengunjuk rasa Irak "tidak akan meminta pada kesombongan global."

Parlemen Irak sebelumnya telah mengeluarkan resolusi yang menyerukan pemerintah untuk mengusir pasukan asing dari negara itu.

Resolusi itu diloloskan Parlemen Irak di saat ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) meningkat menyusul pembunuhan Komandan Pasukan Quds Iran Qasem Soleimani, dan pemimpin kelompok bersenjata Irak Abu Mahdi al Muhandis dalam serangan roket AS di Baghdad pekan lalu.

Sekira 5.000 tentara AS tetap berada di Irak, sebagian besar dari mereka dalam kapasitas penasihat. Tentara AS berperang bersama Hashd al-Shaabi (Pasukan Mobilisasi Populer atau PMF) yang didukung Iran selama 2014 - 2017 melawan kelompok IS atau ISIS sebelumya. AS juga memiliki Pangkalan Militer Ain Al Asad di Al Anbar di Irak barat.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini