nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

20 Ribu Orang Melamar untuk Temani Miliarder Jepang Terbang ke Bulan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 16 18 2153828 20-ribu-orang-melamar-untuk-temani-miliarder-jepang-terbang-ke-bulan-rsc0PZQaYm.jpg Yusaku Maezawa. (Foto: Reuters)

HINGGA 20.000 partisipan telah mengajukan permohonan untuk menjadi pacar miliarder Jepang, Yusaku Maezawa menjelang penayangan film dokumenternya tentang pencarian “pasangan hidup” untuk menemaninya melakukan perjalanan ke bulan. Jumlah itu diungkapkan layanan streaming AbemaTV pada Kamis, 16 Januari 2020.

Maezawa, yang akan menjadi penumpang pribadi pertama di pesawat luar angkasa SpaceX milik Elon Musk, telah menghasilkan kehebohan di media sosial. Sayembara dengan hadiah USD9 juta kepada para pengikutnya, membuat Maezawa menjadi selebriti Twitter terkemuka di Jepang.

BACA JUGA: Miliuner Jepang Cari Jodoh untuk Melancong ke Bulan

Maezawa adalah seorang pengusaha yang merintis bisnis fashion online Zozo Inc, yang dijual kepada SoftBank Group Corp tahun lalu.

Laman permohonan untuk acara Maezawa kini memasukkan "tes diagnostik cinta" di mana calon peserta dapat menguji kecocokan mereka dengan sang wirausaha.

Pertanyaan pilihan ganda termasuk "Jika Anda mengendarai jet pribadi ke mana Anda akan pergi?" Dan "Jika Maezawa kentut di depan Anda apa yang akan Anda katakan?". Para calon partisipan akan ditampilkan dengan foto sang miliarder yang bervariasi dari senang ke sedih tergantung pada skor mereka.

BACA JUGA: Miliarder Ini Bagi-Bagi Rp126 Miliar di Twitter, Minat?

AbemaTV, didukung oleh agensi iklan daring CyberAgent dan stasiun TV Asahi, adalah salah satu pendukung utama dalam acara kencan realitas di Jepang. Mengamankan program "Full Moon Lovers" Maezawa adalah sebuah kesuksesan bagi layanan streaming itu, yang bertujuan untuk menghasilkan lalu lintas media sosial dan menargetkan pemirsa yang lebih muda yang tidak lagi menonton televisi.

Stasiun penyiaran Jepang termasuk terlambat dalam menawarkan streaming bahkan ketika belanja iklan bergeser ke online, khawatir akan mengganggu jaringan TV regional mereka dengan menawarkan layanan streaming nasional.

Lembaga penyiaran publik NHK, yang secara hukum mendapat halangan untuk menawarkan layanan seperti itu, akan mulai streaming pada April menyusul perubahan peraturan tahun lalu.

Format kencan realita mendapat dorongan di Jepang dengan keberhasilan hit show Terrace House, yang dikembangkan oleh penyiar Fuji Holdings sebelum diambil oleh Netflix, membangun basis penggemar internasional melalui nada santai dan kontestan yang sopan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini