Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejumlah Wilayah di Indonesia Masih Eksis Panen Jagung

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 17 Januari 2020 |10:03 WIB
Sejumlah Wilayah di Indonesia Masih Eksis Panen Jagung
dok: Kementan RI
A
A
A

JAKARTA - Meskipun bulan Oktober lalu curah hujan masih rendah, namun hal ini tak menyurutkan beberapa petani di Indonesia untuk bertanam jagung. Beberapa wilayah seperti di Sulut, Sumut, Jatim, Gorontalo dan Jateng masih aktif tanam jagung rata-rata sekitaran 200 ribu hektar. Hasilnya saat ini sedang panen pada beberapa daerah tersebut.

Apa yang dikhawatirkan bahwa harga jual jagung naik karena barangnya langka ternyata tidak terbukti. Nyatanya dari laporan petugas informasi pasar yang berada di kabupaten masih menunjukkan rata-rata harga jagung di kisaran Rp 4.000 dengan kadar air 17% atau jagung yang sudah dikeringkan manual dengan sinar matahari selama 3-4 hari.

Seperti di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara, dilaporkan oleh Berti, petugas PIP Kabupaten Karo, harga jual jagung tingkat petani sebesar Rp. 3.900,- dengan kadar air antara 25-30% atau jagung pipilan panen dan belum dikeringkan. Adapun jumlah lahan di Kabupaten Karo sudah siap panen seluas 9.000 hektar. Jumlah luas panen ini merupakan terbesar kedua pada masa tanam ketiga pada tahun 2019.

Hal sama disampaikan oleh Petugas Pelayanan Informasi Pasar dari di Kabupaten Bireun Provinsi Aceh, Deny bahwa harga jual jagung dari petani sebesar Rp. 4.100,- dengan kadar air 16%, harga jual jagung ini dinilai berada pada kisaran yang wajar dan tidak menunjukkan adanya kelangkaan jagung yang berarti di pasaran. Saat ini Bireun sedang masuk masa panen raya jagung dengan luas panen sebesar 6.000 hektar.

Di tempat terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi membenarkan bahwa harga jagung masih stabil. Jadi bisa dilihat harga jagung di tingkat petani masih aman berada dibawah harga Rp4.600. Saya kira masyarakat tidak perlu kawatir karena ketersediaan jagung di lapangan masih bisa mencukupi kebutuhan jagung di Indonesia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement