nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Cinta Kakek-Nenek Menikah di Usia Senja

Kuntadi, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 15:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 19 510 2155062 cerita-cinta-kakek-nenek-menikah-di-usia-senja-cg9KI4pGHo.jpg Kakek Sukirman dan Nenek Sri Maryati menikah (Foto : Istimewa)

SLEMAN - Cinta datang dengan caranya sendiri, tak peduli usia semua orang bisa merasakan benih-benih itu mulai tumbuh. Hal tersebut nampaknya tepat disematkan kepada pasangan Sukirman (91) dan Sri Maryati (72).

Meski usia keduanya sudah senja, namun tidak menghalangi mereka mengucap janji suci pada Jumat 17 Januari 2020. Pernikahan tersebut pun viral di media sosial.

Kini mereka tinggal di sebuah rumah sederhana yang ada di Kaliurang Barat, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY.

Ilustrasi

Sukirman merupakan purnawirawan yang sudah tiga kali menduda. Semua istrinya telah meninggal dunia. Sebelumnya dia telah memiliki 7 anak dan 17 cucu. Sedangkan Sri Maryati juga merupakan janda. Satu suaminya meninggal dunia, dan dua lainnya berakhir bercerai.

Keduanya masih tetanggaan, cinta mereka tumbuh dan bersemi seiring adanya kegiatan lansia. Kebetulan mereka ikut kegiatan yang dilaksanakan perkumpulan lansia di Kaliurang. Bahkan rombongan inipun uga berwisata ke pantai di Gunungkidul.

“Kenalnya sudah lama, kalau semakin dekat pas di acara lansia,” ujar Sukirman kepada wartawan yang mengkonfirmasi pernikahannya, Minggu (19/1/2020).

Keputusan menikah diambil lantaran dia mengaku kesepian. Semua anaknya berada di luar kota tepatnya di Jakarta. Sehingga dia membutuhkan seorang pendamping hidup untuk mengurusinya sampai tua. Bukan lagi nafsu, tetapi lebih pada pemahaman untuk sama-sama mengisi hidup.

“Kita ini sudah tua. Bagimana bisa gotong royong, dan kalau malam tidak sepi, ada teman untuk cerita,” terangnya.

Sementara Sri Maryati mengaku dilamar Sukirman pada 27 Desember lalu. Hanya selang 23 hari dia memutuskan untuk menikah. Awalnya dia dijodohkan oleh teman-temannya yang ada di lansia.

“Nikah sama bapak karena kalau malam ini ada teman cerita, biar tidak sepi,” tuturnya.

Baca Juga : Pemerintah Siapkan Rp2 Triliun untuk Kembalikan Uang Nasabah Jiwasraya

Untuk menghidupi keluarganya, Sukirman memiliki dana pensiunan. Sedangkan sang istri berjualan buah-buahan, kayu bakar dan arang. Dengan hidup sederhana dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka berdua.

“Kita sudah pikirkan semuanya dan keluarga mendukung, akhirnya menikah itu,” terangnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini