Uang tersebut, kata SS, untuk membeli seragam, membuat Kartu Tanda Anggota (KTA), iuran kirab deklarasi Rp50 ribu untuk membuat kursi sidang.
"Untuk seragam itu Rp2 juta, sisanya beli seragam, Kartu Tanda Anggota (KTA), iuran kirab deklarasi dan untuk membuat kursi sidang," ucap SS yang juga pemilik sanggar Awan Mukti.
Baca Juga: Bumbu Halusinasi dan Sisa Sejarah Daya Tarik Munculnya Keraton Baru di Indonesia
SS menerangkan, Toto pernah datang ke tempatnya pada 8 Oktober 2018 untuk menandatangani batu besar yang akan dijadikan prasasti.
Dia juga mengaku baru dua kali menggunakan seragam kebesaran Keraton Agung Sejagat, yaitu saat deklarasi 10 Januari 2020 lalu.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.