Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintahan Trump Akan Batasi Wanita Hamil Masuk ke Amerika Serikat

Pemerintahan Trump Akan Batasi Wanita Hamil Masuk ke Amerika Serikat
Petugas imigrasi memotret wanita hamil pencari suaka di AS. (Foto/Reuters)
A
A
A

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donadl Trump mengeluarkan pembatasan visa baru untuk para perempuan hamil yang berencana "wisata melahirkan."

Istilah “wisata melahirkan” adalah sebutan untuk perempuan yang mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk melahirkan, sehingga anak-anak mereka bisa memiliki paspor AS.

Malnsir VOA, Departemen Luar Negeri AS, menurut pejabat yang mengetahui rencana itu kepada Associated Press mengatakan, berencana untuk mempublikasikan aturan itu hari ini, Kamis (23/1/2020).

Peraturan itu akan mempersulit perempuan hamil untuk pergi ke AS dengan visa turis.

Dalam satu rancangan peraturan, mereka harus lolos ketentuan tambahan, sebelum mendapatkan visa yaitu meyakinkan petugas konsuler bahwa mereka punya alasan sah lain untuk datang ke AS.

Baca juga: AS Berencana Tambah Tujuh Negara dalam Daftar Larangan Perjalanannya

Baca juga: Trump Menjadi Presiden Ketiga yang Menjalani Sidang Pemakzulan Sepanjang Sejarah AS

Pemerintahan Trump sudah membatasi semua bentuk imigrasi, tetapi presiden khususnya prihatin dengan masalah kewarganegaraan berdasarkan kelahiran, yang berarti siapa pun yang lahir di AS berdasarkan Konstitusi, dianggap sebagai warga negara.

Ia mengecam praktik itu dan mengancam akan mengakhirinya, tetapi cendekiawan dan anggota pemerintahannya mengatakan itu tidak mudah dilakukan.

Mengatur visa turis untuk perempuan hamil merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah ini, tetapi ini menimbulkan pertanyaan. Pertanyaan pertama, yaitu bagaimana petugas akan menentukan apakah seorang perempuan hamil dan apakah seorang perempuan bisa ditolak oleh petugas perbatasan yang menduga-duga dengan hanya melihat fisik seseorang.

Petugas konsuler saat ini, selama wawancara visa tidak diminta menanyai apakah seorang perempuan hamil atau berniat hamil. Tetapi mereka harus menentukan apakah pemohon visa akan datang ke AS hanya untuk melahirkan.

Wisata kelahiran adalah bisnis yang menguntungkan di AS dan di luar negeri. Perusahaan-perusahaan Amerika beriklan dan mengenakan biaya hingga sekitar Rp 1 miliar untuk memfasilitasi praktek itu, menawarkan kamar hotel dan perawatan medis.

Banyak perempuan dari Rusia dan China pergi ke AS untuk melahirkan. AS telah menindak keras praktik ini sejak Trump belum menjabat.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement