nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS Berencana Tambah Tujuh Negara dalam Daftar Larangan Perjalanannya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 11:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 22 18 2156491 as-berencana-tambah-tujuh-negara-dalam-daftar-larangan-perjalanannya-MunlOQx9j7.jpg Foto: Reuters.

WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana menambah tujuh negara, Belarusia, Eritrea, Kirgizstan, Myanmar, Nigeria, Sudan, dan Tanzania, ke dalam daftar larangan perjalanannya. Rencana tersebut dilaporkan media AS pada Selasa, 21 Januari 2020.

Laporan Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan beberapa negara akan menghadapi pelarangan hanya pada beberapa kategori visa. Sementara laman Politico melaporkan bahwa negara-negara yang masuk dalam daftar pelarangan itu masih belum final.

BACA JUGA: Dilarang Masuk AS, Seorang Ibu dari Yaman Tak Bisa Temui Anaknya yang Sedang Sekarat

Dalam wawancara dengan WSJ, Trump mengatakan dia mempertimbangkan untuk menambahkan negara ke dalam daftar larangan perjalanan, tetapi menolak untuk menyebutkan negara-negara mana saja yang dipertimbangkan. Politico melaporkan bahwa pengumuman mengenai rencana tersebut diharapkan akan dirilis pemerintahan Trump pada Senin pekan depan.

Langkah itu diprediksi akan memperburuk hubungan antara AS dengan negara-negara yang terdampak pelarangan. Nigeria, negara ekonomi terbesar dan negara terpadat di Afrika, misalnya, adalah mitra anti-terorisme AS dan memiliki diaspora besar yang tinggal di Negeri Paman Sam.

Menurut keterangan seorang pejabat senior administrasi Trump yang dilansir Reuters, Rabu (22/1/2020), negara-negara yang gagal mematuhi persyaratan keamanan, termasuk biometrik, berbagi informasi dan anti-terorisme, menghadapi risiko pembatasan imigrasi AS.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sejauh ini belum memberikan komentarnya sementara Departemen Luar Negeri menolak berkomentar.

BACA JUGA: AS Keluarkan Peringatan Perjalanan Warga Amerika ke China

Di bawah versi larangan perjalanan saat ini, warga Iran, Libya, Korea Utara, Somalia, Suriah dan Yaman, serta beberapa pejabat Venezuela dan kerabat mereka diblokir untuk memperoleh sejumlah besar visa imigran dan non-imigran AS.

Chad sebelumnya masuk dalam daftar larangan itu tetapi kemudian dihapus pada April 2018.

Warga negara-negara tersebut dapat mengajukan keringanan terhadap larangan perjalanan AS, tetapi keringanan itu sangat jarang diberikan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini