nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersangka Pembunuhan Disertai Mutilasi Sempat Lucuti Pakaian Korban

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 13:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 340 2157137 tersangka-pembunuhan-disertai-mutilasi-sempat-lucuti-pakaian-korban-CqDm0GbXGa.jpg Penemuan mayat pelajar dimutilasi di Bengkulu (Foto: Ist)

BENGKULU - Astrid Aprilia (15), pelajar asal Gang Palem Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menjadi korban dugaan pembunuhan disertai mutilasi.

Korban diduga dibunuh dan dimutilasi di rumah tersangka, Yo (30), yang beralamat di Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong, pada Sabtu 9 November 2019.

Asrid dibunuh dengan cara dicekik oleh tersangka menggunakan kedua tangannya. Ketika korban meminta air minum. Saat itu korban diminta datang ke rumah tersangka untuk memberikan kado untuk rekan korban, pada Jumat 8 November 2019, sore.

Baca Juga: Pelajar Asal Bengkulu Diduga Dibunuh Lalu Dimutilasi

Sebelum menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik, tersangka sempat melecuti pakaian korban secara keseluruhan. Hal tersebut guna mempermudah memasukkan jasad korban yang telah dimutilasi dengan beberapa bagian.

''Korban diduga dibunuh tersangka dengan cara dicekik. Pakaian korban sempat dilecuti oleh tersangka,'' kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, saat dikonfirmasi okezone, Kamis (23/1/2020).

Jeki mengatakan, saat ini tim penyidik masih mendalami dugaan pencabulan terhadap korban. Sebab, kata Jeki, dari pengakuan tersangka, korban tidak dicabuli.

Baca Juga: Tersangka Pembunuh Pelajar Disertai Mutilasi Minta Tebusan Rp100 Juta

Di mana pelecutan pakaian tersebut untuk mempermudah memasukkan jasad korban ke dalam karung setelah dimutilasi. Usai dimutilasi dan dimasukkan ke dalam karung, sempat dititipkan di salah satu rumah saksi.

Lalu, terang Jeki, jasad korban yang telah dimutilasi tersebut dibawa tersangka dengan menggunakan mobil angkutan kota (angkot) milik tersangka untuk dibuang ke bawah jembatan aliran Sungai Air Merah kecamatan Curup Tengah.

''Jasad korban dibawa menggunakan angkot milik tersangka. Jasad korban dibuang di bawah jembatan aliran Sungai Air Merah Kecamatan Curup Tengah. Kita masih mendalami apakah tersangka sempat mencabuli korban atau tidak,'' jelas Jeki.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini