Kawanan Monyet Serbu Permukiman Warga hingga Merusak Kebun

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 24 Januari 2020 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 23 525 2157455 kawanan-monyet-serbu-permukiman-warga-hingga-merusak-kebun-YlZuL2Pk7l.jpg Seekor Monyet (foto: Reuters)

KUNINGAN - Warga di Desa Cibereum, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat resah dengan ulah kawanan monyet ekor panjang, karena rumah dan perkebunan mereka.

Kawan monyet ekor panjang ini hidup di kawasan hutan lindung Desa Cibereum. Wilayah tersebut masih termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

Salah seorang warga Desa Cibereum, Edo menuturkan, kawanan monyet ekor panjang itu sudah merusak perkebunan kopi miliknya. Akibat ulah para monyet ini, setiap tahunnya buah kopi dikebunnya selalu habis dimakan sebelum memasuki masa panen.

Edo mengatakan, selain kebun kopi miliknya, kawanan monyet ekor panjang ini juga sering merusak perkebunan milik warga lainnya. Monyet-monyet itu merusak tanaman, seperti mencabut tanaman ubi, padi dan sebagainya.

 Monyet

Diakui Edo, kawanan monyet ekor panjang ini kerap mengambil makanan di dalam rumah-rumah warga.

"Kopi rusak. Kalau sudah merah-merah gini langsung dipetikin sama monyet. Enggak pernah panen selama ada monyet tuh," kata Edo kepada Okezone, Kamis (23/1/2020).

Sementara itu diwaktu yang berbeda, Kepala Desa Cibereum yakni Suheri menerangkan, sejumlah warga di desanya sering menyampaikan keluhan terkait perilaku kawanan monyet ekor panjang yang meresahkan.

Disampaikan Suheri, jumlah populasi kawanan monyet ekor panjang ini setiap tahunnya terus bertambah. Dia menjelaskan, dalam satu tahun monyet ekor panjang bisa melahirkan hingga dua kali. Menurutnya, apabila ada 100 ekor monyet dalam satu tahun, bisa diperkirakan monyet itu akan memiliki anak sebanyak 200 ekor.

Menanggapi adanya keluhan yang datang dari warganya, Suheri saat ini sudah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) dan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Barat.

Suheri mengungkapkan, selama kurun waktu empat hari saja, pihaknya berhasil menangkap ratusan ekor monyet di kawasan hutan lindung Desa Cibereum. Penangkapan ratusan monyet itu bahkan sampai melibatkan warga dari Suku Baduy.

"Populasi monyet di sini bertambah banyak. Warga sudah resah. Enam bulan terakhir ini monyet-monyet itu sudah masuk ke rumah-rumah warga. Penangkapan dari Sabtu sampai Selasa," ucap Suheri.

Suheri sendiri berharap, agar warga di desanya bisa memantau kawanan monyet ekor panjang itu, agar tidak masuk ke rumah-rumah dan merusak pertanian. Sedangkan, ratusan monyet yang berhasil ditangkap, nantinya akan dibawa petugas ke kantor BKSDA Purwakarta untuk dikarantina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini