nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Langkah Antisipatif Dinkes Sulut Terkait Virus Korona

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 18:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 24 340 2157918 langkah-antisipatif-dinkes-sulut-terkait-virus-korona-F4xriaXr2d.jpg Aktivitas Pasar Tomohon, Sulut (foto: Okezone/Subhan S)

MANADO - Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah mengupayakan langkah-langkah antisipatif terkait virus korona. Walaupun, hingga saat ini belum ada yang terinfeksi virus korona di Sulut.

Upaya-upaya tersebut dilakukan mengingat, Provinsi Sulut memiliki kerentanan terkait perkembangan penyakit ini melihat kunjungan wisatawan China sepanjang tahun 2019 tercatat mengalami peningkatan sebesar 8,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Virus Korona Muncul dari Konsumsi Hewan Liar, Pasar Tomohon dalam Pengawasan 

Langkah-langkah antisipatif yang dilakukan menurut Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut dr Debbie Kalalo, yakni:

1. Membuat Surat Edaran kewaspadaan Pnemonia kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/kota dan Rumah Sakit baik pemerintah maupun swasta pada tanggal 8 Januari 2020.

2. Membuat surat Surveilans Aktif RS dan Surveilans Pasif RS ke rumah sakit-rumah sakit agar dapat pro aktif melaporkan kejadian penyakit berpotensi KLB termasuk kejadian pneumonia pada tanggal 14 Januari 2020.

Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Siapkan Langkah Antisipatif soal Virus Korona (foto: Okezone/Subhan Sabu)	 

3. Meningkatkan upaya pengamatan penyakit menyerupai influenza (Influenza like illnesses) di Puskesmas-puskesmas.

4. Melakukan pemantauan pelaku perjalanan dari luar negeri di pintu masuk negara di Bandara Sam Ratulangi Manado bekerja sama dengan KKP Kelas II Manado dengan alat pemantau suhu (thermal Scanner).

5. Melakukan Surveilans Aktif Rumah Sakit (SARS) ke rumah-rumah sakit di Manado dan kabupaten lainnya, untuk memonitor kejadian penyakit menular potensial KLB termasuk kejadian pneumonia.

6. Melakukan edukasi kepada masyarakat tentang cara-cara pencegahan dan pengendalian penyakit pneumonia.

7. Menyiapkan logistik terkait upaya pencegahan penyakit pneumonia ini.

Baca Juga: Pasar di Wuhan, Kota Pusat Virus Korona Jual Ular, Tikus hingga Serigala 

Kadinkes Provinsi Sulut dr Debbie Kalalo juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar jangan panik dengan adanya kejadian berjangkitnya penyakit infeksi paru menyerupai Pneumonia dengan penyebab virus korona.

"Penyakit ini tingkat fatalitasnya (kematian) rendah, untuk itu dengarkan nasehat dari sumber terpercaya dan bila didapati adanya berita meresahkan segera menghubungi Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Kota," tutur dr Debbie, Jumat (24/1/2020)  .

"Tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk, disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke pelayanan kesehatan ke RS terdekat,” pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini