nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolda Riau Pantau Penanganan Karhutla Melalui Aplikasi

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Sabtu 25 Januari 2020 22:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 25 340 2158296 kapolda-riau-pantau-penanganan-karhutla-melalui-aplikasi-LBX0IeSxAV.jpg Penanganan Karhutla di Riau (Foto : Okezone.com/Banda)

PEKANBARU - Bulan ini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda Provinsi Riau. Untuk penanganan secara dini agar tidak meluas, Polda Riau melakukan terobosan dengan meluncurkan sebuah aplikasi.

"Untuk penanganan Karhutla, kita melakukan terobosan dengan menggunakan aplikasi Lancang Kuning," ucap Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi Sabtu (25/1/2020).

Dengan memakai aplikasi tersebut, maka semua kegiatan penanganan Karhutla di Provinsi Riau akan terpantau. Dengan begitu anggotanya di lapanganpun tidak bisa bermain-main karena semuanya terkoneksi dengan satelit.

Kapolda Riau menegaskan saat ini sebanyak 9.717 anggotanya sudah tergabung dalam aplikasi tersebut. Semua kegiatan anggotanya di lapangan untuk penanganan Karhutla terus termonitor. Jika tidak becus, tentu akan ada sanksi bagi anggota. Salah satu yang sudah dilakukan adalah dengan mencopot Kapolsek Teluk Meranti , Ipda Hindro Renhard.

"Anggota yang malas-malas akan ketahuan, terpantau," tegasnya.

Penggunaan aplikasi ini menurutnya akan mendeteksi dan melakukan penanganan secara cepat apa bila terpantau ada titik panas atau hot spot. Petugas di lapangan harus segera melakukan meninjau dan melakukan penanganan, bila terjadi kebakaran.

Kapolda Riau mencoba aplikasi terhadap salah satu anggotanya di lapangan. Anggota Polri yang dihubungi Kapolda Riau adalah Bripda Ferdi Hansa Muroh. Dia dihubungi karena berdasarkan pantauan satelit ditemukan kebakaran.

Baca Juga : Orangtua di China Tega Tinggalkan Anaknya di Bandara karena Wabah Virus Korona

Anggota Polri Rupat Utara tampak gugup saat Irjen Agung menghubunginya lewat nomor pribadinya. Diapun menjelaskan kalau di lokasinya ada kebakaran hutan dan lahan. "Siap komandan, eh Jenderal. Sekarang sedang ditangani kebakarannya. Saya sudah di sini sembilan hari di lokasi," ucap ujung dalam sambungan telepon.

Kepada petugas di lapangan yang dinilai berhasil penanganan kebakaran akan diberika hadiah, baik piagam maupun pin emas. "Saat ini penanganan kebakaran masih terkonsentrasi di Rupat," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini