nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Modus Jajal Mobil yang Mau Dibeli, Pria di Jember Babak Belur Dihajar Massa

Senin 27 Januari 2020 00:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 26 519 2158623 modus-jajal-mobil-yang-mau-dibeli-pria-di-jember-babak-belur-dihajar-massa-lwiJiDEqn1.JPG Polisi ringkus pelaku penggelapan mobil di Jember, Jawa Timur (Foto: iNews.id/Bambang Sugiarto)

JEMBER – Seorang pria di Jember, Jawa Timur (Jatim) diciduk polisi lantaran membawa kabur sebuah mobil. Sebelum diringkus, pelaku sempat dihajar massa hingga babak belur karena mencoba kabur.

Sahid, warga Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember ini tak berkutik dan langsung digiring ke Mapolsek Gumukmas usai melakukan aksi penipuan mobil milik salah satu jamaah Masjid Babusallam, Kecamatan Gumukmas. Pelaku berkedok menjajal mobil yang akan dibeli, namun justru dibawa kabur.

Anggota Reskrim Polsek Gumukmas, Aipda Widarto mengatakan, penangkapan bermula saat tersangka melihat mobil Carry yang diparkir di depan Masjid Babusalam yang akan dijual pemiliknya. Tersangka lantas menghampiri pemilik mobil, Susilo untuk menanyakan harga.

Kepada korban, tersangka mengatakan akan membeli mobil tersebut dengan syarat mobil itu dicoba dahulu.

“Modusnya pura-pura mencoba mobil yang akan dibeli tapi tidak dikembalikan,” katanya, melansir iNews.id, Minggu (26/1/2020).

Dianggap idak ada gelagat mencurigakan, korban mempersilakan pelaku mencoba. Sayangnya, saat dicoba di area Jalan Raya Kecamatan Gumukmas, hingga ditunggu hampir sehari, Sahid tidak kunjung diketahui keberadaannya.

Sadar menjadi korban penipuan, Susilo melapor ke polisi. Mendapati adanya laporan tersebut, petugas langsung mengejar dan mendapati pelaku sedang melakukan aksi yang sama terhadap pemilik sepeda motor.

Saat hendak ditangkap, pelaku justru lari dan memicu kemarahan warga yang lantas beramai-ramai membantu mengejar. Usai tertangkap, pelaku diamankan ke kantor Polsek Gumukmas.

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui perbuatannya. Mobil Carry hasil penipuan sudah dijual seharga Rp8 juta kepada teman di luar kota. Sementara hasil penjualan dipakai untuk foya-foya. Atas ulahnya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 tentang Penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini