Share

Kisah Perawat Gunakan Diapers Tak Sempat Pipis karena Membludaknya Pasien Virus Korona

Senin 27 Januari 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 18 2158922 kisah-perawat-gunakan-pampers-tak-sempat-pipis-karena-membludaknya-pasien-virus-korona-TFHksrrNgQ.jpg perawat dan dokter di rumah sakit Wuhan (Foto: ist)

TIONGKOK - Virus Korona telah membuat kota Wuhan lumpuh total, banyak warga yang terkena virus tersebut, bahkan membuat fasilitas rumah sakit tidak mampu menampung para pasien.

Cerita dibalik banyaknya pasien yang terjangkit virus Korona, menyisakan cerita unik dari perawat di salah satu rumah sakit yang terdapat di Wuhan. Ratusan orang yang dirawat membuat seluruh perawat dan dokter dibuat sibuk merawat dan melayani pasien yang terjangkit virus Korona.

 Perawat di rumah sakit wuhan

Bahkan salah satu perawat mengungkap harus menggunakan diapers karena tidak memiliki waktu untuk buang air kecil. Langkah ini dilakukan karena banyak pasien yang membutuhkan perawatan dan banyak yang harus ditangani membuat perawat tidak sempat ke kamar kecil.

Tak hanya soal diapers yang dikenakan perawat, rumah sakit di Wuhan sendiri saat ini mengalami kesulitan beberapa perangkat kesehatan seperti alat pelindung lainnya, seperti masker bedah dan kacamata pelindung, menurut ThePaper.com, sebuah situs berita Cina, dikutip oleh The Post.

 Rumah sakit layani pasien korona

“Kami tahu bahwa pakaian pelindung yang kami kenakan bisa menjadi yang terakhir yang kami miliki, dan kami tidak bisa membuang apa pun,” tulis seorang dokter Rumah Sakit Union Wuhan di Weibo.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Terlebih kota Wuhan menjadi salah satu lokasi sumber penyebaran virus korona yang kini telah diisolir oleh pemerintah setempat. Kota tersebut kini seperti kota mati karena tidak ada yang boleh masuk dan keluar dari kota tersebut.

 pasien virus korona

Kota Wuhan sendiri seperti dilansir Businessinsider memiliki sekira 11 juta penduduk dan kini seluruh warga ditampung di dalam kota dengan fasilitas rumah sakit yang ada di dalam kota tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini