5. Baayun Mulud, Banjar
Tradisi Baayun Mulud berasal dari masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Selain itu, tradisi ini tidak dilakukan kepada bayi yang baru lahir melainkan kepada anak yang berusia 1-5 tahun.
Tradisi ini selalu dilaksanakan setiap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Baayun Mulud terdiri dari dua kata. Baayun berarti berayun dan Mulud dari kata Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Makna Tradisi Baayun Mulud yakni sebagai pengharapan orangtua kepada buah hatinya agar menjadi pengikut setia Nabi Muhammad SAW dan senantiasa menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.
6. Selapanan, Jawa
Masyarakat Jawa juga mempunyai tradisi dalam menyambut kelahiran bayi. Tradisi itu bernama Selapan yang berarti 35 hari. Sehingga, Tradisi Selapan merupakan tradisi yang diselenggarakan saat bayi berusia 35 hari.
Pada tradisi Selapan terdapat tumpeng yang berisi makanan yang akan dibagikan kepada tetangga, saudara, hingga kerabat. Dalam tumpeng itu nantinya akan diisi nasi putih, hingga urap yang terdiri dari sayuran yang diberi bumbu serundeng.
Adapun penyajian tumpeng sebagai harapan kedua orang tua bayi agar anaknya kelak bisa bermanfaat bagi sesama.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.