Terima Penerbangan dari China, 2 Puskesmas di Manado Disiagakan Cegah Virus Korona

Subhan Sabu, Okezone · Senin 27 Januari 2020 17:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 340 2159037 terima-pernerbangan-dari-china-2-puskesmas-di-manado-disiagakan-cegah-virus-korona-N5Tpv2IXxk.jpg 2 Puskesmas di Manado disiagakan guna mencegah penyebaran virus korona (Foto : Okezone.com/Subhan)

MANADO - Sebagai daerah yang menerima penerbangan langsung dari China, Pemerintah Kota Manado melakukan langkah-langkah antisipasi guna menangkal masuknya wabah virus korona.

Selain mengecek sejauh mana antisipasi yang dilakukan RSUP Prof Kandou dan kesiapan tim medis di Bandara, Walikota Manado GS Vicky Lumentut memberi instruksi khusus untuk Puskesmas Sario dan Puskesmas Paniki Bawah.

Kedua puskesmas tersebut berada di wilayah yang berhubungan erat dengan turis China, Puskesmas Paniki Bawah berlokasi di dekat bandara sedangkan Puskesmas Sario berlokasi dekat dengan para turis menginap.

Ilustrasi

Meski demikian, Wali Kota Manado berharap virus yang hingga kini belum ditemukan penangkalnya ini tidak masuk ke Manado.

“Kita berdoa bersama agar Kota Manado bisa terbebas dari virus korona meski kita tahu bersama bahwa setiap hari ada ratusan turis Tiongkok yang berwisata di Manado,” ujar Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, Senin (27/1/2020).

Kepala Puskesmas Sario dr Sysilia Karinda mengatakan antisipasi yang dilakukan yakni dengan mengaktifkan kembali tim gerak cepat dan membuat koordinasi dengan masyarakat.

Tim gerak cepat akan merespon panggilan setiap panggilan atau informasi apabila ada pasien menderita sakit batuk atau pilek yang dicurigai ada riwayat kontak dengan wisatawan asing.

"Itu akan kami jemput dan bawa ke fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk," ujar dr Sysilia.

Selain itu juga, Puskesmas Sario meningkatkan promosi kesehatan berupa penyuluhan tentang pneunomia ini kepada masyarakat yang ada di wilayah kerjanya. "Karena wilayah kerja puskesmas sario ini banyak sekali wisatawan asing yang datang menginap di hotel-hotel di wilayah kami," kata dr Sysilia.

Baca Juga : Tangani Virus Korona, Pemerintah Siapkan 103 Rumah Sakit dan Laboratorium Khusus

Kepada masyarakat, dr Sysilia menghimbau untuk tidak panik dan tetap waspada disertai dengan menjaga kesehatan, apabila sudah ada keluhan panas, batuk atau sesak nafas cepat berobat atau langsung menghubungi petugas kesehatan yang ada agar bisa dievaluasi dengan cepat sehingga bila ada tanda-tanda yang mengarah ke pneumonia bisa secepatnya ditangani.

"Ingat untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, cuci tangan dengan baik kemana pun kita pergi dan menjaga kebersihan," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini