Dipicu Masalah Sewa Lahan Sawah, Kakek 70 Tahun Tewas Ditikam

Selasa 28 Januari 2020 23:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 28 340 2159796 dipicu-masalah-sewa-lahan-sawah-kakek-70-tahun-tewas-ditikam-KhdSrDYErh.JPG Lokasi penusukan korban di areal perawahan di Kolaka, Sultra (Foto: iNews.id)

KOLAKA - Seorang kakek berusia 70 tahun meregang nyawa setelah ditikam oleh anggota keluarganya sendiri. Korban bernama Daeng Sako ditemukan tergeletak bersimbah darah pada Selasa (28/1/2020) sore di areal persawahan Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban tewas ditikam oleh anggota keluarganya bernama Mustari (60).

Berdasarkan informasi dari Polres Kolaka, peristiwa bermula saat korban menyewakan lahan sawah miliknya kepada pelaku Mustari, pada Agustus 2019 lalu. Namun, karena tak sanggup bekerja, Mustari kemudian menyewakan kembali sawah tersebut kepada orang lain.

Daeng Sako yang mengetahui hal ini tidak terima. Dia lantas mendatangi pelaku dan memprotes karena sawahnya disewakan lagi kepada orang lain. Kedatangan korban ke rumah pelaku rupanya membuat dia tersinggung dan emosi.

Pelaku lalu mencari korban di daerah persawahan sambil membawa parang. Saat itulah keduanya terlibat cekcok hingga akhirnya korban memukuli pelaku dengan cangkul. Pelaku membalasnya dengan tusukan sebanyak enam kali di bagian perut dan tangan korban.

Setelah menikam korban, pelaku kemudian meninggalkan korban di tengah sawah dalam kondisi bersimbah darah.

“Ada enam luka tusuk di tubuh korban,” kata Kapolres Kolaka, AKBP Saiful Mustofa, mengutip dari laman iNews.id.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong.

Hingga saat ini, puluhan aparat kepolisian masih disiagakan di sekitar TKP. Mereka mengantisipasi adanya aksi balas dendam dari keluarga korban kepada keluarga pelaku. Polisi juga masih mengejar pelaku.

“Kami juga masih mendalami kasus ini, apa motifnya dan lain sebagainya. Petugas masih di TKP. Nanti akan kami sampaikan hasilnya,” pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini