Pembunuh Perempuan yang Jasadnya Dibakar Terancam Hukuman Mati

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 28 Januari 2020 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 28 519 2159601 pembunuh-perempuan-yang-jasadnya-dibakar-terancam-hukuman-mati-NMR7q13QGB.jpg Foto: Okezone.com

BANYUWANGI - Ali Heri Sanjaya (27) pelaku pembunuhan rekan kerjanya sendiri di Banyuwangi, yang mayatnya dibakar mengaku telah merencanakan menghabisi nyawa korbannya selama sepekan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengungkapkan, pembunuhan yang dilakukan kepada Rosidah, rekan kerjanya telah direncanakan.

"Pelaku ini sudah merencanakan seminggu sebelumnya. Dimana setelah pulang kerja pada Jumat 24 Januari 2020, pelaku meminta tolong pada korban diantarkan pulang menggunakan sepeda motor milik korban," ungkap Arman Asmara di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (28/1/2020).

 Baca juga: Pembunuh Perempuan yang Jasadnya Dibakar Sakit Hati Disebut Boboho

Lalu korban pun mengantarkannya dengan posisi yang mengendarai sepeda motor adalah tersangka. Di tengah perjalanan, tersangka berpura-pura lelah dan meminta Rosidah untuk menggantikannya mengendarai sepeda motor tersebut. Saat itulah dimanfaatkan untuk tersangka melancarkan rencananya menghabisi nyawa korban.

"Saat turun untuk berganti posisi pelaku memukul leher bagian kiri korban hingga terjatuh. Usai terjatuh, korban kembali dicekik oleh pelaku hingga korbannya meninggal. Itu kejadiannya sekitar pukul 18.30 WIB pada Jumatnya," tuturnya.

 Baca juga: Keluarga Mayat Terbakar di Banyuwangi Sempat Curiga Handphone Korban Tak Aktif

Tak cukup membunuh saja, pelaku kemudian membeli bensin. Selanjutnya tersangka menggendong jasad korban ke kebun dan membakarnya guna menghilangkan jejak.

"Setelah membeli bensin ini, pelaku kembali ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), kemudian menggendong korbannya ke tengah kebun dan dibakar. Pelaku kemudian kabur dengan membawa lari sepeda motor milik korban," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, Ali Heri terancam dijerat dengan pasal berlapis mulai Pasal 365 KUHP mengenai pencurian dan kekerasan, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana.

"Tersangka kita jerat dengan pasal berlapis ancaman hukumannya maksimal seumur hidup, hukuman mati,, minimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

Sebagai informasi warga di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat dengan kondisi hangus terbakar.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap dan sekujur tubuhnya gosong dilahap api. Selain hangus terbakar di sekujur tubuh, tampak salah kaki kirinya juga hilang diduga akibat terbakar dan tersisa kaki kanan saja. Guna keperluan penyelidikan, jasad perempuan ini dibawa ke ruang forensik RSUD Blambangan, Banyuwangi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini