Imigrasi memastikan bahwa belum ada data perlintasan Harun kembali ke Indonesia dari Singapura pada 13 Januari 2020. Setelah beredar rekaman CCTV terkait keberadaan Harun Masiku di Bandara Soetta, tak lama Imigrasi membenarkan bahwa Harun sudah berada di Indonesia.
Jhoni mengaku mendapatkan informasi bahwa ada peningkatan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) di Bandara Soetta pada saat kedatangan Harun Masiku ke Indonesia. Peningkatan SIMKIM itu, kata Jhoni, terjadi sejak 23 Desember 2019 sampai 19 Januari 2020. Oleh karenanya, banyak data orang-orang termasuk Harun yang masuk lewat Bandara Soetta terlambat dilroses.
"Jadi pas kita masuk kan ada foto kita, terus dicap, discan, nah itu masuk di PC (bandara), belum masuk data nya ke server yang di Kanwil imigrasi Bandara yang mendata. Kemudian dari bandara ke SIMKIM yang dipusat. Itu full enggak ada yang masuk. Tapi masih informasi," papar Jhoni
"Nah Harun masuk tanggal 7, tanggal 10 belum ada juga (data). Taunya tanggal 19 masuk di SIMKIM, nah sampai tanggal 19 kan ada 12 hari jeda, itu engga ada di data, Pak Menteri dan Pak Dirjen (Imigrasi) liatnya di SIMKIM. Itulah yang mau diaudit oleh tim gabungan," sambungnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.