Seorang Santri Tewas Diduga Tersetrum saat Hendak Perbaiki Pompa Air

Mulyana, Okezone · Kamis 30 Januari 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 525 2160589 seorang-santri-tewas-diduga-tersetrum-saat-hendak-perbaiki-pompa-air-Sc9SPMGrAn.jpg Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock)

PURWAKARTA - Nasib nahas menimpa seorang santri, Irfan Abdul Aziz (19) warga Kampung/Desa Sukarela, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Pasalnya, pemuda yang sedang menuntut ilmu di Ponpes Al Mutohar, Kecamatan Plered, Purwakarta ini, meninggal dunia.

Korban meninggal dunia, diduga akibat tersengat listrik saat hendak menyalakan pompa air (jet pump) ponpes yang mati.

Baca Juga: Buruh Bangunan Tewas di Gudang, Diduga Berlebihan Konsumsi Minuman Berenergi 

Kapolsek Plered Kompol Slamet Harijanto, mengatakan, kejadian nahas itu terjadi pada Rabu 29 Januari 2020 sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, korban ditemukan oleh saksi Rafli Bintang Muharam (16), sudah tergeletak di lantai 3 pondok pesantren tersebut, tepatnya di dekat torn penampungan air.

"Saat ditemukan, korban terlihat sedang memegang kabel listrik," ujar Slamet, Kamis (30/1).

Melihat temannya tergeletak itu, saksi kemudian mendekati dan hendak menolongnya. Namun, belum juga memegang korban, santri tersebut juga tersengat listrik. Beruntung, saksi Rafli segera tersadar dan langsung berlari untuk mencari pertolongan.

Selanjutnya, para santri lainnya berupaya menolong korban. Korban, lalu dibawa ke Klinik Aqma Plered. Akan tetapi, tim medis dari klinik itu, menyebutkan bila korban sudah meninggal dunia.

Kemudian, lanjut Slamet, pihak Pondok Pesantren yang terletak di Kampung Legok RT 01/01 Desa Palinggihan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta itu mengantarkan jenazah kepada keluarga.

Baca Juga: Melihat Gorong-Gorong Lokasi Penemuan Jasad Siswi SMP di Tasikmalaya

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini