Berkeliaran di Perumahan dan Kampus, Ular Korba hingga Viper Hijau Ditangkap

Fathnur Rohman, Okezone · Kamis 30 Januari 2020 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 525 2160858 berkeliaran-di-perumahan-dan-kampus-ular-korba-hingga-viper-hijau-ditangkap-XbJWNUVcba.jpg Ular di perumahan Cirebon (Foto: Ist)

CIREBON - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon, Jawa Barat berhasil menangkap tiga jenis ular liar yang meresahkan warga. Ular-ular ini ditemukan di dalam dan di sekitar rumah warga pada awal bulan Januari 2020 lalu.

Salah satu petugas Damkar Kota Cirebon bernama Akhirudin menjelaskan, ketiga ular ini berjenis ular piton atau sanca kembang, ular kobra, serta ular bangkai laut atau viper hijau. Ia mengatakan, ular kobra dan ular viper hijau termasuk kedalam jenis ular berbisa yang sangat berbahaya.

Akhirudin menuturkan, ketiga ular tersebut ditemukan di lokasi yang berbeda. Ia menyebut, untuk ular piton ditemukan di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Sedangkan untuk ular kobra dan ular viper hijau ditemukan di kawasan perumahan Majasem Kota Cirebon.

"Ular piton kita menemukan di IAIN. Terus yang viper ini ditemukan di Puri Majasem dan ular kobra ditemukan di Nuansa Majasem. Kami menangkap ular ini atas dasar laporan warga. Ini yang viper kita tangkap di dalam dapur, " kata Akhirudin kepada Okezone, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga: Ular Kobra Teror Warga Bojonegoro, Puluhan Ekor Berhasil Ditangkap

Disampaikan Akhirudin, selain menangkap ketiga ular tersebut, pihaknya juga sempat melakukan penyisiran dan menemukan banyak ular di kawasan yang sempat terendam banjir beberapa waktu lalu, yakni di Kalijaga, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Ular di Cirebon

Masih dikatakan Akhirudin, ketiga ular ini memiliki ukuran yang bervariasi. Untuk ular piton panjangnya mencapai 2,5 meter, ular kobra 1 meter, dan ular viper hijau 40 cm. Ketiga ular ini akan diserahkan kepada BBKSDA Cirebon untuk penanganan selanjutnya.

"Setelah terendam banjir kami juga melakukan penyisiran di sekitar kawasan Kalijaga. Kami menemukan banyak ular di sekitar jalannya," ujar Akhirudin.

Sementara itu, polisi hutan BBKSDA Cirebon Ade Kurniadi Karim mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan proses rehabilitasi terhadap ketiga ular itu, sebelum dilepaskan ke alam liar. Proses rehabilitasi tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah ketiga ular itu masih memiliki sifat liar atau tidak.

Ade mengungkapkan, dimusim penghujan seperti sekarang ini ular-ular memang mudah sekali ditemukan. Pasalnya, musim penghujan adalah waktu untuk telur-telur ular menetas.

Ade mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan ular, maka masyarakat harus langsung melaporkan penemuan ular itu kepada BBKSDA Cirebon atau petugas pemadam kebakaran terdekat. Hal tersebut perlu dilakukan agar ular yang ditemukan bisa langsung dievakuasi.

"Untuk warga apabila menemukan ular atau satwa lainnya bisa langsung menghubungi kami atau petugas Damkar. Ular ini kita rehabilitasi dulu sebum dilepas ke alam liar," ucap Ade.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini