Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sultan Keraton Cirebon Sebut Sunda Empire hingga King of The King Memprihatinkan

Fathnur Rohman , Jurnalis-Jum'at, 31 Januari 2020 |21:04 WIB
Sultan Keraton Cirebon Sebut Sunda Empire hingga King of The King Memprihatinkan
Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon (Foto: Okezone/Fathnur)
A
A
A

CIREBON - Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengapresiasi kinerja kepolisian, karena sudah menetapkan para petinggi Sunda Empire sebagai tersangka.

Menurut Arief selain meresahkan masyarakat, keberadaan Sunda Empire juga bisa merusak tatanan sejarah kerajaan di Indonesia.

Diungkapkan Arief, tindakan oknum Sunda Empire yang mengubah informasi sejarah pendirian PBB di situs Wikipedia bisa berakibat fatal. Pasalnya, saat ini banyak masyarakat yang menjadikan Wikipedia sebagai salah satu rujukan informasi.

Arief mengatakan, penyesatan informasi sejarah itu sama saja dengan menyebarkan berita bohong. Arief mengaku geram dengan kemunculan kerajaan fiktif seperti Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire, dan yang terbaru King of The King.

Baca Juga: Deretan Fakta Terkait Sunda Empire yang Bikin Heboh

"Meraka (Sunda Empire) menyebarkan berita bohong. Itu kan ada aturannya. Apalagi mereka ini merubah informasi sejarah PBB di wikipedia. Jelas itu berita bohong. Ini bisa saja merusak tatanan sejarah yang ada," ujar Arief kepada Okezone, Jumat (31/1/2020) sore.

Arief yang juga menjadi ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) ini merasa ragu, ketika kerajaan fiktif itu mengklaim memiliki harta warisan Presiden Soekarno, serta memiliki dana di Bank Swiss.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement