MAKASSAR – Hujan disertai angin kencang merusak sejumlah rumah di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Akibat kejadian itu, 13 rumah rusak parah dan satu gedung sekolah juga rusak diterjang angin puting beliung.
Aparat kepolisian kemudian membantu mengevakuasi rumah milik warga yang rusak akibat angin kencang, Jumat (31/1/2020) siang.
Kapolsek Labakkang Iptu H Muhammad mengatakan, angin kencang yang menyebabkan setidaknya ada tiga belas rumah warga dan satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat kejadian angin kencang tersebut.
"Bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa saja kerugian materi ditaksir sekitar Rp200 juta," kata Muhammad.

Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Sulsel mengakibatkan tanah longsor di Dusun Bilango, Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep.
Kapolsek Tondong Tallasa, Iptu Marzuki mengatakan, tanah longsor itu terjadi di daerah persawahan dan ketinggian, tepatnya jalan tani penghubung antarkabupaten di Dusun Bilango, Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa, dengan Desa Bontomasunggu, Kecamatan Tellu limpoe, Kabupaten Bone.
Baca Juga : Atap Sekolah di Bali Rusak Diterjang Puting Beliung
"Longsoran tanah menutupi jalan tani tersebut sepanjang lebih kurang 12 meter, dan ketebalan kurang lebih 1 meter, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas," kata Marzuki.
Baca Juga : 3 Rumah Adat di Toraja Rusak Diterjang Puting Beliung
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.