nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Bandang di Jember Diduga Akibat Hutan Gundul

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 02 Februari 2020 05:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 02 519 2161952 banjir-bandang-di-jember-diduga-akibat-hutan-gundul-lWwr7oG1I8.jpg Banjir bandang di Jember, Jawa Timur (Foto: Ist)

JEMBER - Banjir bandang yang menerjang Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur diduga akibat gundulnya hutan di lereng Gunung Argopuro yang menjadi hulu Sungai Kalijodo.

Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Jember Rezha Pratama mengatakan, saat Sabtu 1 Februari sore Sungai Kalijompo yang berhulu di Gunung Argopuro, tiba - tiba meluap dan mengalami kenaikan debit hingga 150 sentimeter.

"Sungai Kalijompo itu hulunya di Gunung Argopuro. Dugaannya ini karena di Gunung Argopuro sendiri sedang gundul, efek karena kebakaran hutan beberapa bulan yang lalu," kata Rezha saat dikonfirmasi okezone, Sabtu (1/2/2020) malam.

Baca Juga: Banjir Bandang di Jember Meluas, Pengungsi Bertambah Jadi 450 Jiwa

Pengungsi banjir Jember

Hingga Sabtu malam, tim gabungan dari sejumlah instansi masih memantau kondisi debit air Sungai Kalijompo, termasuk memantau DAM Bromo yang menjadi aliran Sungai Kalijompo.

"Sampai pukul 22.00 WIB, tadi kita pantau di dua titik ke Perkebunan Kalijompo dan DAM Bromo, yang di Perkebunan Kalijompo kita masih melakukan pemantauan. Untuk yang di DAM Bromo dari laporan sampai pukul 20.00 WIB tim masih di lokasi," bebernya.

Sebagaimana diberitakan, banjir bandang menerjang kawasan Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Aliran air banjir dari Sungai Kalijompo ini memutuskan setidaknya satu unit jembatan, 15 unit rumah terdampak, serta 334 jiwa dilaporkan mengungsi.

Baca Juga: Posko dan Dapur Umum Didirikan di Lokasi Banjir Bandang Jember

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini