Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Kepulangan 600 WNI Eks ISIS, DPR: Kalau Perlu Mereka Ikut Bela Negara

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 05 Februari 2020 |13:55 WIB
Soal Kepulangan 600 WNI Eks ISIS, DPR: Kalau Perlu Mereka Ikut Bela Negara
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah berencana memulangkan 600 warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan mantan anggota dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Saat ini mereka masih berada di Timur Tengah.

Terkait hal itu, Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha mengatakan, jika mereka ingin kembali ke tanah air itu harus melalui beberapa tahap terlebih dahulu. Seperti mengikuti reideologi mengingat ideologi mereka dari pancasila sudah berubah saat masuk ke ISIS.

“Oleh karena itu kalau mereka ingin dikembalikan Indonesia perlu dilakukan re-ideologi oleh BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), oleh Badan Intelijen Negara (BIN),” kata Tamliha di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Tak sampai di situ, Politikus PPP itu mengusulkan agar mereka saat kembali wajib mengikuti bela negara. Hal ini mencegah agar mereka tak malah membuat persoalan dan menularkan paham ISIS ke masyarakat lainnya.

Baca Juga: Soal Pemulangan Eks ISIS, Mahfud MD Sebut Pemerintah Siapkan 2 Alternatif

“Kalau perlu mereka wajib mengikuti bela negara sehingga otaknya bisa dicuci, tidak menular ke masyarakat indonesia yang lain,” tegasnya.

Tamliha menyadari bagaimana pun pemerintah harus melindungi warga negaranya, sekalipun mereka memiliki paham radikal. Oleh sebab itu pemerintah harus memiliki standar yang jelas bila memang ingin mengembalikan 600 orang ke tanah air.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement