nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Video Bermesraan Siswa MTs, Warganet: Bikin Malu Sekolah

Azhari Sultan, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 23:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 05 340 2164003 viral-video-bermesraan-siswa-mts-warganet-bikin-malu-sekolah-iLizXF6qTp.jpg Ilustrasi video viral bermesraan. (Foto: Shutterstock)

JAMBI – Dunia pendidikan Tanah Air kembali tercoreng. Pasalnya beredar video viral Tiktok siswa-siswi di salah satu madrasah tsanawiah (MTs) di Kota Jambi yang menampilkan adegan bermesraan.

Video ini viral di medsos setelah diunggah akun @sekitar_jambi pada Rabu 5 Februari 2020. Hingga hingga pukul 22.00 WIB, video tersebut sudah mencapai 20.468 tayangan dan 156 komentar.

Rekaman yang dibuat melalui aplikasi Tiktok di media sosial Instragram tersebut terlihat ada dua siswa masih berpakaian olahraga sekolah sedang bermesraan.

Di dua video yang sama-sama berdurasi 15 detik itu sang siswi yang masih mengenakan seragam olahraga dan berjilbab terlihat mencium bibir siswa pria yang sedang duduk di lantai kelas.

Sedangkan video kedua terlihat si siswi dipeluk mesra dalam pangkuan seorang siswa. Sedangkan salah seorang murid lainnya terlihat duduk santai dan tidak peduli dengan adegan mesra kawannya tersebut.

Sejak diunggah di medsos dengan judul 'Pacaran Dalam Kelas MTs', Rabu (5/2/2020), komentar dari warganet memenuhi laman tersebut.

Salah satunya @safitri_mariani. Ia menulis, "Min dijelasin wajahnya biar anak-anak generasi ke depan enggak berani lagi seperti ini."

Komentar lainnya diungkapkan @Nayla8863. "Enak sekolah di kandang kerbo daripada sekolah agama. Jelas," ungkapnya.

Sedangkan @Eka_saidy menulis, "Ngapo yang kayak ini divideoin. Bikin malu nama sekolah be. Kelakuan akhir zaman."

Menanggapi adanya video viral tersebut, pihak sekolah yang diduga menjadi tempat siswa-siswi itu belajar turut memberikan komentar.

"Itu sungguh aib bagi kami. Kami sangat malu. Kejadian itu sedang ada ekstrakurikuler, dan di luar kontrol kami," ujar seorang uru yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (5/2/2020).

Ia menyatakan pihak sekolah sudah memanggil siswa-siswi tersebut dan kedua orangtua yang bersangkutan. Lalu peraturan dari sekolah, jelas dia, sudah tegas bahwa dilarang siswa-siswi membawa ponsel.

"Kami sudah melakukan tindakan untuk murid dan orangtua tersebut. Soal membawa handphone, peraturan di sekolah kami sudah tegas. Namun, kami kecolongan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini