Pelajar yang Bully Rekannya di SMPN Malang Jadi Tersangka

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 05 Februari 2020 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 519 2163804 pelajar-yang-bully-rekannya-di-smpn-malang-jadi-tersangka-WOS9wzoZkU.jpg Siswa SMP di Malang, Jawa Timur, menjalani perawatan di rumah sakit setelah diduga menjadi korban bullying. (Foto : Ist)

KOTA MALANG – Kepolisian telah menaikkan status ke tahap penyidikan dugaan bullying kekerasan kepada MS, pelajar kelas VII SMP negeri di Kota Malang, hingga menyebabkan salah satu jari tengahnya diamputasi.

"Perkembangan saat ini sudah menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan," ucap Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata, ditemui Okezone, di Mapolresta Malang, Rabu siang (5/2/2020).

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini juga telah memanggil pihak sekolah, yang menjadi tempat dugaan bullying dengan kekerasan itu terjadi.

"Kami sudah menemukan dua alat bukti dan rencana tindak lanjut hari ini dilakukan pemeriksaan pihak sekolah, kepala sekolah, wakil kepala, dan dua guru BK, yang kita ambil keterangan," ucap Leonardus.

Ilustrasi (Shutterstock)

Pihaknya juga mengaku telah menetapkan status tersangka kepada para terduga pelaku yang seluruhnya masih di bawah umur. Namun dari tujuh anak yang diduga melakukan bullying, Leonardus tak menjelaskan secara rinci berapa anak yang statusnya sudah ditetapkan tersangka.

"Insya Allah kita nanti akan mencari peran daripada yang terduga tadi. Apakah dari tujuh itu siapa yang betul-betul melakukan dan memang akan menjadi tersangkanya," ujarnya.

Penetapan tersangka ini dinilai sebagai pengembangan penyelidikan yang dilakukan penyidik lantaran menemukan alat bukti.

"(Bukti riil) dari bukti visum, lalu keterangan saksi yang saling menguatkan satu sama lainnya. Seluruhnya sudah kita periksa 15 saksi," tuturnya.


Baca Juga : Jari Siswa SMP di Malang Diamputasi Setelah Di-Bully dan Dilempar Kawannya ke Tanah

Sebelumnya pada 15 Januari 2020 MR (12) siswa kelas VII salah satu SMP Negeri di Kota Malang, diduga mengalami bullying yang menyebabkan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya. Bahkan jari tengah tangan kanan MR sampai harus diamputasi lantaran luka yang cukup parah. Kepolisian telah melakukan penyelidikan dan menduga ada penganiayaan terhadap korban.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini