Modus Gandakan Uang, Kakek asal Toraja Hipnotis Warga hingga Rugi Belasan Juta

Kamis 06 Februari 2020 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 609 2164441 modus-gandakan-uang-kakek-asal-toraja-hipnotis-warga-hingga-rugi-belasan-juta-OdpMofXaPa.JPG Seorang kakek di Toraja mengaku bisa gandakan uang (Foto: iNews.id/Amnar Sengkang)

SENGKANG - Seorang kakek berusia 78 tahun asal Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), menipu warga dengan modus mampu menggandakan uang. Pelaku akhirnya diamankan polisi karena diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan.

Pelaku, Pieter Pontiku, diduga telah menipu seorang warga SN, warga Laliseng, Kecamatan Kera, Kabupaten Wajo, bersama dengan enam amplop tebal berisi kertas yang menurut kakek tersebut akan berubah menjadi uang Rp10 juta per amplop.

"Jadi pelaku juga mengaku menghipnotis korban agar bersedia melakukan apapun yang dimintanya," kata Kapolsek Kera, Iptu Nasrul, kepada wartawan di Kabupaten Wajo, Sulsel, seperti dikutip iNews.id, Kamis (6/2/2020).

Kronologinya berawal saat pelaku Pieter mendatangi korban di rumahnya. Lalu dia menghipnotis korban dan membujuknya menyerahkan uang Rp17,5 juta dan kalung emas tiga kilogram.

Iming-imingnya, korban akan mendapati uang Rp60 juta. Kakek Pieter memberikan pelaku enam buah amplop tebal berisi kertas, masing-masing Rp10 juta. Namun korban diminta membuka bungkusan amplop itu keesokan harinya.

"Modus pelaku ini memang mengaku mampu menggandakan uang. Namun kepada polisi, dia mengaku tak bisa melakukan itu. Hanya untuk mengelabui korban saja," ujar dia.

Setelah pelaku pergi, korban yang sadar dari pengaruh hipnotis tersebut langsung memastikan diri telah terkena tipu daya pelaku. Dia pun segera melapor ke polisi dan meminta petugas menangkap pelaku.

Guna keperluan penyelidikan, polisi mengamankan pelaku di Mapolsek Kera untuk sementara waktu. Dia terancam Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan empat tahun penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini