nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Dugaan Bully Siswa SMP Malang, Ditemukan Memar di Tubuh Korban

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 16:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 519 2165009 kasus-dugaan-bully-siswa-smp-malang-ditemukan-memar-di-tubuh-korban-CeROIEoBuy.jpg Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Paruli Sirait. (Foto : Okezone.com/Avirista Midaada)

KOTA MALANG – Kepolisian masih terus menyelidiki kasus dugaan bullying terhadap salah satu pelajar SMP negeri di Kota Malang, yang menyebabkan jari tengah tangan kanan MS diamputasi.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Paruli Sirait mengatakan, berdasarkan hasil visum yang dikeluarkan pihak RS Lavalatte, terdapat sejumlah luka di tubuh MS.

"Ditemukan luka memar di bagian tangan, pergelangan tangan, kaki, dan punggung korban," ujar Yunar Hotma ditemui Okezone di Mapolresta Malang Kota, Jumat (7/2/2020).

Namun, pihaknya belum menyebut apakah ada indikasi pemukulan dan penganiayaan dari benda tumpul maupun lainnya kepada korban MS.

"(Terkait pemukulan atau penganiyaan) kami masih dalami," ucapnya.

Siswa SMP di Malang, Jawa Timur menjalani perawatan di rumah sakit setelah diduga mengalami bullying. (Foto : Ist)

Pihaknya juga akan memintai keterangan dari pihak dokter rumah sakit, termasuk dokter yang mengeluarkan visum dari korban pelajar kelas VII SMP ini.

"Ya kita mintai keterangan dari semua yang terkait, mulai murid, pihak sekolah, dokter yang menangani visum sampai dengan pihak Diknas," tuturnya.

Sebelumnya pada 15 Januari 2020 MS (12) siswa kelas VII salah satu SMP negeri di Kota Malang, diduga mengalami bullying yang menyebabkan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya.


Baca Juga : Kekerasan Pelajar di Malang dan Dairi, Peran Orangtua Penting Cegah Bullying

Bahkan akibat luka ini, jari tengah tangan kanan MS diamputasi. Kepolisian telah menerima hasil visum dari pihak RS Lavalatte dan telah menaikkan ke tahap penyidikan dari penyelidikan.

Hingga Jumat ini setidaknya ada 18 orang saksi, termasuk tiga orang saksi dari pihak sekolah yang telah dimintai keterangan, terkait dugaan bullying yang menjurus kekerasan pada pelajar berinisial MS.


Baca Juga : Usut Kasus Bullying Siswa SMP Malang, Polisi Periksa 15 Saksi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini