nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Deras, Banjir dan Tanah Longsor Terjang Mojokerto

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 23:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 519 2165215 hujan-deras-banjir-dan-tanah-longsor-terjang-mojokerto-CMT4foSXlr.jpg (Foto: BPBD Mojokerto)

MOJOKERTO - Hujan deras sejak Jumat siang hingga petang membuat sejumlah kawasan di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto diterjang banjir dan tanah longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini mengatakan, setidaknya ada enam titik bencana alam di Pacet.

"Ada enam titik yang terjadi longsor dan banjir akibat hujan deras yang mengguyur Pacet sejak siang tadi," kata Zainuddin saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (7/2/2020) malam.

Dari laporan yang didapat dari BPBD, titik yang terjadi banjir di antaranya, di Jalan Raya menuju Desa Padusan, akibat air sungai yang berada di samping jalan tidak bisa lagi menampung air hujan.

Selanjutnya, banjir juga menggenangi depan Wisata Ubalan Water Park yang berada di Desa Pacet. Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah yang berada di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Mojokerto juga terdampak banjir.

(Foto: BPBD Mojokerto)

"Hingga Jumat malam tiga titik itu sudah surut airnya. Banjir juga terjadi di kawasan Sungai Kali Kromong, Pacet, sampai saat belum surut, tapi perlahan debitnya menurun," ungkap Zainuddin.

Sementara itu, dua lokasi mengalami tanah longsor, yakni di Jalan Raya Pacet-Trawas tepatnya di Dusun Kambengan, Desa Cempokolimo. Longsor kedua terjadi di ruas jalan raya yang sama, namun berada di Dusun Mligi, Desa Claket.

"Kalau yang di Dusun Kambengan, Cempokolimo itu material longsor dari tebing setinggi lima meter dengan lebar 12 meter. Kalau yang di Mligi tebing yang longsor 30 meter dengan lebar 15 meter. Seluruhnya menutup akses jalan," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini