Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemprov DKI Angkut 306 Ton Sampah di Pintu Air Manggarai

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 08 Februari 2020 |16:01 WIB
 Pemprov DKI Angkut 306 Ton Sampah di Pintu Air Manggarai
Foto: Okezone.com
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggkut sebanyak 829 meter kubik, atau setara 306 ton sampah imbas turunnya hujan di Jakarta dan sekitarnya di Pintu Air Manggarai, Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, sejak Jumat 7 Februari 2020 pihaknya menyiagakan semua jajaran untuk memantau ketingguan air di Bendung Katulampa di Bogor mulai pukul 16.00 WIB dengan status Siaga III atau Waspada.

Baca juga: Petugas Mulai Evakuasi Korban Banjir di Rorotan & Pulo Gadung

Ia melanjutkan, alat berat mulai bekerja menindahkan sampah dari badan sungai ke truk-truk sejak pukul 03.00 WIB dini hari.

"Jika sampah di Pintu Air Manggarai tidak segera diangkat, maka pintu air akan tersumbat dan air akan meluap ke permukaan yang bisa mengakibatkan banjir. Kami sudah antisipasi dengan menyiagakan petugas di lokasi tersebut selama 24 jam. Sejak dini hari, petugas giat melakukan pengangkatan sampah,” kata Andono dalam keterangannya, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: Ketinggian Air di Bendung Katulampa Masih Siaga IV

Proses pemindahan sampah dari Pintu Air Manggarai dilakukan dengan menggunakan 1 unit alat berat Liebher dan 1 unit excavator long arm, sehingga memudahkan petugas untuk mengangkat sampah.

Selain di Pintu Air Manggarai, petugas juga bersiaga di Kali Ciliwung BKB Season City. Armada yang dikerahkan berupa excavator long arm dan excavator spider.

Petugas dan armada juga disiagakan 24 jam di Jembatan Kali Ciliwung Kampung Melayu untuk mengantisipasi tumpukan sampah kiriman.

Andono mengungkapkan, pihaknya sudah mengantisipasi kesiapan penanganan sampah di musim penghujan dengan menyiagakan satgas penanganan sampah musim penghujan. Di setiap lokasi rawan tumpukan sampah saat banjir kiriman ditempatkan petugas untuk memantau perkembangan situasi.

"Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke lokasi itu. Kita siaga 24 jam," tandasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement