JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya tak akan memberi bantuan kepada anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade bila nantinya diproses oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait kasus penggerebekan PSK di Padang, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, alasannya lantaran di dalam pemeriksaan MKD itu tak dapat didampingi karena itu merupakan tanggungjawab dari masing setiap anggota parlemen.
"Kalau di MKD kan tidak bisa memberikan bantuan. Kalau di MKD bisa diperiksa kemudian disidang," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2020).
(Foto: Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad /Okezone)
Baca Juga: Banyak Orang Partai Kunjungi PSK yang Digerebek Andre Rosiade di Penjara
Diketahui, MKD sendiri kini masih menunggu laporan terkait dugaan pelanggaraan etik yang dilakukan oleh Andre. Namun, Dasco yang juga Wakil Ketua DPR itu tak mengetahui apakah MKD sudah menerima laporan atau tidak.
"Saya enggak tahu," ujarnya.
Sebelumnya, Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Roside mengaku siap hadir jika dirinya dipanggil oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Andre menuai banyak kritik akibat aksinye menggerebek pekerja seks komersial (PSK) online di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat.
“Jadi kalau ada seandainya ada pemanggilan saya akan datang,” kata Andre saat dihubungi Okezone, Sabtu 8 Februari 2020.
Andre mengaku akan menjelaskan secara rinci kepada MKD ihwal penggerebekan tersebut. Terlebih soal dugaan dirinya menggerebek PSK berinisial NN. Andre mengaku melakukan penggerebekan karena adanya laporan dari masyarakat.
“Saya melaksanakan seiring dengan aspirasi masyarakat di dapil (daerah pemilihan),” ucapnya.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.