nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangkai Heli Penerbad Ditemukan Setelah 7 Bulan Menghilang di Papua

Edy Siswanto, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 21:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 10 340 2166389 bangkai-heli-penerbad-ditemukan-setelah-7-bulan-menghilang-di-papua-hqD2QBmv5C.jpg Puing Serpihan Helikopter yang sempat menghilang (Foto: Dok. Pangdam XVII/Cendrawasih)

JAYAPURA - Heli MI 17 milik Penerbad bernomor register HA 5138 yang hilang sejak 28 Juni 2019 lalu telah ditemukan dalam kondisi hancur. Serpihan puing heli itu ditemukan di salah satu sisi tebing Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Penemuan itu berdasarkan informasi warga setempat dan postingan foto puing heli di media sosial facebook. Diketahui, Heli tersebut membawa 7 orang crew Penerbad dan 5 orang prajurit Satgas Yonif 725/Wrg yang keberadaannya masih belum diketahui.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab menjelaskan, pihaknya bersama Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Constan Oktemka langsung melakukan penerbangan ke lokasi.

"Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet. Selanjutnya kita akan fokus untuk melakukan kegiatan evakuasi terhadap korban. Evakuasi harus dipersiapkan dengan matang, mengingat lokasi puing berada di tebing dengan sudut hampir 90 derajat," kata Mayjen TNI Herman Asaribab, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Senin (10/2/2020).

Puing

Baca Juga: Ritual Bakar Batu Digelar untuk Temukan Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak di Papua

Pangdam XVII /Cenderawasih juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan masyarakat Pegunungan Bintang, serta unsur TNI - Polri atas partisipasinya sebagai pemberi informasi dan penunjuk jalan dan memberikan dukungan sehingga Heli yang jatuh telah ditemukan.

"Mengingat lokasi tersebut masih dianggap sakral oleh masyarakat, kami juga mohon izin dan restu kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Distrik Oksop untuk mendukung kami dalam misi kemanusiaan. Karena tentunya dalam waktu dekat kami akan melakukan kegiatan evakuasi bagi para prajurit kami yang gugur dan menjadi korban dalam kecelakaan heli tersebut," ucap Pangdam saat bertemu dengan aparat Pemda dan tokoh masyarakat di aula Koramil Oksibil sesaat setelah mendarat kembali di Bandara Oksibil.

Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 dinyatakan hilang sejak tanggal 28 Juni 2019. Heli dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura sesaat setelah melaksanakan dropping logistik bagi pos TNI yang berada di Kab. Pegunungan Bintang.

Heli mengangkut 7 orang crew Penerbad dan 5 orang prajurit Satgas Yonif 725/Wrg. Dari pengamatan udara terhadap puing-puing pesawat kuat dugaan bahwa heli tersebut menabrak dinding tebing saat cuaca berkabut tebal.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini