Suami Ini Tega Menjual Istri ke Temannya

Avirista Midaada, Okezone · Senin 10 Februari 2020 23:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 519 2166386 suami-ini-tega-menjual-istri-ke-temannya-TEoHhq1aWx.jpg Tersangka MS di Polres Pasuruan Kota (foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA PASURUAN - Satuan Reskrim Polres Pasuruan Kota menangkap seorang pria berinisial MS (28), yang tega menjual istrinya sendiri berinisial F (23) untuk melayani seks temannya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, berdasarkan penyelidikan MS, warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, berkali-kali menjual istrinya sendiri kepada keempat temannya.

"Ini tentu sangat ironis. Suami menjual istrinya sendiri ke orang lain berkali-kali. Ini berdasarkan hasil penyelidikan tim," ujar Dony Alexander di Mapolres Pasuruan Kota, Senin (10/2/2020).

Mantan Kapolres Malang Kota ini berujar, pelaku menjual istrinya ke keempat temannya yang juga telah diamankan kepolisian. Keempat teman MS, yang diamankan polisi yakni H (36), R (34), B (33) seluruhnya warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, serta satu warga Kecamatan Nguling berinisial SR (28).

"Kepada B, MS ini sudah menjual istrinya sebanyak lima kali, dengan R ini empat kali. Sedangkan dengan SR dua kali, kalau dengan H, sebanyak tiga kali," tuturnya.

 Penjara

Kepada petugas, MS mengaku tega menjual istrinya sendiri karena kurang harmonis dan adanya masalah keperkasaan di ranjang, meski sebenarnya pasangan anak ini sudah memiliki anak berusia tiga tahun.

"Awalnya bercanda. Teman saya bilang, nggak suwe koen, nggak kuat ta? (Nggak lama kamu berhubungan badan dengan istrimu. Kami apa tidak kuat?). Akhirnya istri saya diguyoni (dibercandai) juga," ucap MS.

Dari sanalah akhirnya MS, tega menawarkan istrinya kepada temannya berinisial B. Ia memaksa istrinya melayani B, dengan ancaman bila tidak mau maka akan diceraikan. Oleh karena takut, istrinya akhirnya melayani nafsu birahi B.

Tindakan ini berulang kali dilakukan kepada ketiga temannya yang lain. Aksi ini dimulai MS sejak Februari 2019 hingga Januari 2020.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini