JAKARTA - Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait insiden penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Rutan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur pada Senin 10 Februari 2020 kemarin.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Heri Purnomo mengatakan, sejauh ini jajarannya telah memeriksa tiga saksi terkait peristiwa itu. Adapun saksi terdiri dari penjaga rutan dan petugas piket malam saat peristiwa itu terjadi.
"(Saksi diperiksa) ada tiga orang," ungkap Heri saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (11/2/2020).
Baca juga: 5 Fakta Penembakan Rutan Cipinang, Diduga Pakai Senjata Gas
Heri menambahkan, pihaknya masih belum bisa mengidentifikasi pelaku penembakan. Dia berharap dari rangkaian pemeriksaan terhadap para saksi dapat menemukan titik cerah demi mengungkap dalang penembakan tersebut.
"(Identitas pelaku) belum," sngkatnya.
Baca juga: Situasi Rutan Cipinang Kondusif Pasca-Ditembaki Orang Misterius
Sebelumnya, Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ditembak orang tak dikenal pada Senin 10 Februari 2020 dini hari. Beruntung tak ada korban jiwa akibat insiden itu.
Kepala Rutan Cipinang, Muhammad Ulin Nuha mengatakan, penembakan terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Saat itu, tiga petugas yang berjaga di pos pengamanan mendengar dua kali letusan tembakan dari arah luar rutan.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.